Berita Pangkalpinang
Fenomena Cari Jodoh Lewat Aplikasi Online, DP3ACSKB Ingatkan Pengguna Harus Bijak dan Hati-hati
Kepala DP3ACSKB Bangka Belitung, Asyraf Suryadin menyoroti fenomena mencari jodoh lewat aplikasi kencan atau dating.
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Pendud
Baca juga: Kisah Tiwi Berburu Jodoh Lewat Aplikasi Online, Kini Jera Karena Pengalaman Tak Mengenakkan
Baca juga: Minat Cari Jodoh Lewat Aplikasi Online? Perhatikan Saran dari Psikolog Berikut Ini
uk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Bangka Belitung, Asyraf Suryadin menyoroti fenomena mencari jodoh lewat aplikasi kencan atau dating.
Dia menilai tidak ada salahnya menggunakan kemajuan teknologi dalam mencari pasangan hidup.
"Sebenarnya seperti itu (cari jodoh lewat aplikasi online-red), tidak ada masalah digunakan media itu dengan baik, media itu salah satu kalau dulu ada yang melalui rubrik jodoh, mungkin sekarang beralih ke situ," ungkap Asyraf, Kamis (23/2/2023) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.
Namun terpenting bagi pengguna aplikasi online mencari jodoh, harus bijak.
"Yang jelas harus bijak menggunakannya, yang dicari itu ya single dengan yang single, jangan ganggu yang sudah punya," katanya.
Penggunaan yang bijak dijelaskan Asyraf, dibarengi dengan kehati-hatian seperti tidak mudah percaya dan mesti mencari informasi diri teman online tersebut secara menyeluruh.
Hal ini penting untuk dilakukan agar tidak ada dampak buruk dari penggunaan aplikasi tersebut.
"Memang media massa ini ibarat dua sisi mata pisau, ada yang memanfaakan dengan bijak, tapi kalau tidak dimanfaatkan dengan baik malah bisa jadi malapetaka. Karena perjodohan itu sesuatu yang sakral maka harus dimulai dengan baik, kalau sudah tahu nama siapa, alamat dimana, ya lakukan dengan cara yang tepat," pesan Asraf.
Ada Kejadian Tak Mengenakan
Tiwi (26) merasa umurnya sudah cukup matang untuk menjalin hubungan asmara.
Terakhir berpacaran kira-kira enam tahun lalu saat berkuliah, terpaksa kandas karena berbeda kepercayaan.
Semenjak itu, dirinya jarang berinteraksi dengan pria dan fokus akan karir.
Karena sedikitnya kenalan pria dan sibuknya bekerja, membuat warga Pangkalpinang ini mencoba mencari teman, syukur-syukur dapat jodoh lewat aplikasi online.
Baca juga: Divonis 10 Bulan Penjara, Arif Menangis, Ayahnya Sujud Syukur Berharap Anak Bisa Kembali ke Polri
Baca juga: Iping Jadi Buronan, Namanya Masuk Bagian Bisnis Timah Ilegal Terdakwa Ruzik dan Zainal
Ada beberapa aplikasi kencan atau dating yang didownloadnya beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220617-ilustrasi-bermain-aplikasi-kencan.jpg)