Tribunners
Menulis Menggunakan Bahasa Indonesia yang Berlimpah
Tak heran bahasa Indonesia bisa sedemikian kaya karena lema kita disaring di belantara rimba bernama bahasa daerah dari Pulau Weh sampai Pulau Rote
Lain lagi dengan siswa yang bernama Fahrul Rozi. Ketimbang gawai, kertas menyimpan dampak positif yang jauh lebih besar. Origami yang memanfaatkan kertas sebagai mediumnya mampu melatih konsentrasi mata, daya gerak otot-otot tangan, konsentrasi, perkembangan motorik, dan tentu meningkatkan kreativitas seseorang. Begitu konklusi yang ia sajikan.
Menariknya, setelah kelas selesai. Para siswa masih saja berdiskusi memilih kosakata yang memiliki makna sama namun jarang digunakan orang. Tentu hal ini makin menambah wawasan menulis mereka. Mulailah menulis menggunakan bahasa Indonesia yang kaya, seperti ungkapan seorang novelis Amerika Serikat, Louis L'Amour "mulailah menulis, jangan pedulikan apa pun. Air tidak akan mengalir hingga kran dihidupkan". (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220928_Purnawiwansyah-Guru-Bahasa-Indonesia-SMKN-1-Kelapa.jpg)