Selasa, 7 April 2026

Matahari Dalam Periode Sangat Aktif, Sejumlah Fenomena Ini Bakal Terjadi

Para ilmuwan pun khawatir adanya masalah pada bumi, apalagi saat ini manusia sangat bergantung pada jaringan listrik.

Editor: khamelia
Pixabay.com/geralt
Ilustrasi sinar matahari. 

BANGKAPOS.COM -- Matahari akan lebih aktif di akhir-akhir ini setelah hampir satu dekade relatif tenang.

Periode aktifnya matahari ini dapat menyebabkan masalah pada bumi.

Hal ini terjadi sekiranya 11 tahun sekali.

Nantinya matahari akan menciptakan dan memancarkan semburan energi elektromagnetik yang dapat mempengaruhi jaringan listrik hingga sinyal GPS.

Para ilmuwan pun khawatir adanya masalah pada bumi, apalagi saat ini manusia sangat bergantung pada jaringan listrik.

Diketahui, pada periode aktifnya matahari ini terdapat beberapa fenomena yang akan terjadi, dikutip dari Insider.

Fenomena yang terjadi: 

Aurora menjadi lebih besar 

Aurora akan bersinar lebih besar dan terang saat badai geomagnetik menabrak ionosfer.

"Aurora oval yang berada di atas kutub utara dan selatan adalah hasil dari arus yang mengalir di atmosfer Bumi," 

"Mereka hampir selalu ada, tetapi mereka menjadi jauh lebih kuat saat kita mengalami badai geomagnetik," kata Owens..

Aurora sudah terlihat di Inggris selatan pada Minggu (26/2/2023) malam, dan diperkirakan akan lebih banyak lagi terjadi pada beberapa hari mendatang.

Badai matahari

Matahari akan membuang energi lebih banyak ke arah Bumi pada saat periode aktifnya.

Hal ini pun bisa menyebabkan sebuah ledakan jika medan magnet lokal matahari semakin kusut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved