Selasa, 9 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Raih UHC Awards, Berhasil Daftarkan 218.159 Penduduk Masuk Program JKN

Penghargaan ini berhasil didapatkan karena pemerintah kota setempat berhasil memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat

Tayang:
Ist Hakim
Kepala Dinas Kesehatan, dr Masagus M. Hakim saat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2023 di Jakarta, Selasa (14/3/2023). Penghargaan itu didapat usai per 1Maret 2023, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah berhasil mendaftarkan 218.159 jiwa penduduk di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 

Bisa Berobat Gratis

Mulai Maret 2023 warga Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung dapat berobat gratis ke fasilitas kesehatan yang telah disediakan. Terutama rumah sakit yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil memastikan, pihaknya sendiri memastikan mulai tanggal 5 Maret 2023 masyarakat dapat berobat gratis. Caranya dengan cukup menunjukan kartu tanda penduduk (KTP).

“Insya Allah mulai tanggal 5 Maret 2023 bulan depan seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang bisa berobat gratis,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (23/2/2023).

Molen sapaan akrab Maulan Aklil mengungkapkan, pelayanan berobat gratis ini diberikan setelah berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kota. Di mana dengan meningkatkan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC). UHC sendiri adalah sistem perawatan dan pelayanan kesehatan yang menjamin semua penduduk di suatu negara atau wilayah tertentu memiliki akses untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Caranya dengan menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan. Baik secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai sehingga efektif. Di samping menjamin pula bahwa layanan tersebut tidak menimbulkan kesulitan finansial penggunanya.

“Namanya kita sudah masuk UHC. Semua masyarakat Pangkalpinang sudah saya tanggulangi terkait masalah kesehatan,” jelas Molen.

Di sisi lain lanjut dia, pelayanan berobat gratis ini setara dengan kepesertaan BPJS Kesehatan kelas III. Untuk menanggulangi berobat gratis bagi 231.062 masyarakat Pangkalpinang ini sendiri pemerintah kota menggelontorkan dana tak sedikit. Bahkan diakui politisi PDI-P ini anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp11,5 miliar.

Anggaran sebanyak itu diserahkan kepada BPJS Kesehatan untuk menanggulangi masyarakat yang hendak berobat. Dana tersebut diperoleh imbas dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat. Satu fokus penggunaan anggaran sendiri untuk program prioritas di bidang kesehatan. Dengan mencapai tahap untuk meng-cover masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Terutama yang belum ikut kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Semua (Yang memiliki) BPJS Kesehatan gratis berobat, tetapi (Layanan yang diberikan) kelas III. Semua gratis mulai bulan depan. Hampir Rp11,5 miliar untuk membayar BPJS seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang,” sebutnya.

Kendati demikian kata Molen, setidaknya masih ada sekitar 15 ribu masyarakat Kota Pangkalpinang yang belum ikut ke dalam pesertaan BPJS Kesehatan. Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan diri. Caranya cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP ke kantor kelurahan atau kecamatan.

Pihaknya melalui stakeholder terkait kini telah menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat secara masif. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi ragu untuk meminta pelayanan kesehatan.

“Saya mengimbau tolong yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan segera daftar. Jangan setelah sakit baru mau daftar. Biasanya masyarakat kita setelah sakit baru daftar,” kata Molen. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved