Bangka Pos Hari Ini

Harga Miring Barang Branded, Outlet Thrifting Mulai Ramai di Pangkalpinang

Barang-barang thrifting atau pakaian bekas mulai ramai diminati. Namun pemerintah mengeluarkan kebijakan tegas melarang impor pakaian bekas.

Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com
Bangka Pos Hari Ini, Sabtu, 18 Maret 2023. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bergaya ala fashion yang keren rupanya tak harus menguras kantong lebih dalam, hanya untuk membeli barang bermerek hingga digunakan sebagai konten Outfit of The Day (OOTD) di media sosial agar makin keren.

Istilah thrifting atau thrift shop bukanlah hal yang asing untuk didengar, berbelanja barang bekas terutama pakaian sudah ada sejak lama, kini budaya thrift atau berburu pakaian bekas kembali populer.

Cukup banyak peminat yang berbelanja thrifting, dikarenakan pakaian yang dijual cukup murah, dan berkualitas, bahkan dari merek ternama.

Tak jarang, produk brended justru dibandrol puluhan ribu saja.

Sebagian banyak orang berbelanja dan memilih barang-barang thrift yang keren, untuk dipadupadankan dalam suatu style yang diinginkan.

Hal ini diakui oleh Rovi (22) warga Air Itam Kota Pangkalpinang yang sudah terbiasa berburu barang-barang thrifting sejak 2019.

Ia merasa nyaman dengan berbelanja pakaian bekas karena, selain bermerek, pakaian tersebut juga membuat berada di akun sosial medianya menjadi kece.

“Berburu pakaian bekas merupakan hal yang me- narik, kita diharuskan untuk memilih style seperti apa yang diinginkan dari atasan hingga bawahan, mana yang cocok untuk kita pakai,” sebut Rovi.

Tak hanya baju, ia juga kadang sepatu juga ia be- lanja di thrifting, bahkan topi atau beanie hingga jenis pakaian lainnya.

“Bahkan kadang orang- orang malah tidak tahu ka- lau yang dipakai adalah barang bekas, karena memang kualitasnya masih bagus juga terus harganya murah, itu sih jadi alasan pengen beli baju thrift,” ungkap Rovi.

Baca juga: Bahan Baju Sulit Terurai, Akademisi Sebut Thrif Shop Jadi Solusi Bantu Atasi Krisis Limbah Pakaian 

Senada dikatakan Angel (24) yang gemar belanja thrifting, di antara alasanya harganya yang murah.

Lalu keinginan untuk mendapat- kan pakaian unik atau model, yang menarik dengan harga yang terjangkau menjadi faktor utama thrift shop dipilih.

“Malah kadang thrift shop menjual pakaian branded dengan harga miring. Karena pada dasarnya, terus pakaian-pakaian bekas ini dijual dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga di toko resmi,” sebut Angel kepada Bangka Pos, Jumat (17/3/2023).

Dia juga mengakui, ketika berbelanja barang branded yang diinginkan meskipun bekas ada kepuasan tersendiri bagi para penikmatnya.

“Thrifting menantang kreativitas dalam styling. Ada unsur surprise saat berbelanja thrift, jadi kadang belanja barang branded yang tidak sama, atau tidak pasaran seperti orang lain, karena produk di thrifting pastinya hanya satu bukan stok banyak,” jelasnya.

Toko Thrift Limita yang beralamat di Jalan Lingarjati, Batin Tikal, Pangkalpinang.
Toko Thrift Limita yang beralamat di Jalan Lingarjati, Batin Tikal, Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Sela Agustika)
Halaman
123
Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved