Timah
Harga Timah Dunia Merangkak Naik, Pengusaha Menuggu Sikap Pemerintah
Harga timah dunia mulai merangkak naik pekan ini. Saat ini harga timah berada di posisi 23 ribu USD per MT.
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
Ia mengatakan pengusaha membutuhkan waktu sekitar 23 bulan dengan nilai investasi Rp500 Miliar untuk membangun industri hilirisasi. "Hasil hitungan teknisnya begitu, untuk bangun pabrik 23 bulan sedrhanya 2 tahun, investasi yang dibutuhkan sekitar 500 miliar rupiah, tidak raksasa amat, masih bisa dijangkau," katanya.
Sebelumnya dalam membuka kegiatan seminar tersebut, Ridwan Djamaludin mengatakan, hilirisasi mineral merupakan proses Indonesia berubah dari industri ekstraktif menjadi lebih maju seperti pengolahan, manufaktur, dan lain-lain. Tentunya, ada tantangan dalam proses hilirisasi tersebut, adanya kebiasaan lama dan zona nyaman yang telah bertahan selama puluhan tahun.
"Sebetulnya saya tidak melihat ini atas arahan pimpinan saja, tapi lebih atas kesadaran kita bahwa hakekatnya sumberdaya alam itu kan jumlahnya terbatas," kata Ridwan Djamaludin.
Sisi lain, Ridwan meyakini juga bahwa Indonesia harus naik kelas dan tidak boleh terus menerus berada di level paling bawah, yakni industri ekstraktif saja. "Sehingga, semangat hilirisasi itu adalah upaya untuk ke sana, meningkatkan nilai manfaat, tidak hanya bagi generasi masa kini, tapi juga bagi generasi yang akan datang," katanya.
Di samping itu, Ridwan juga berharap sebab dari hilirisasi tersebut ada upaya-upaya untuk membuka lapangan pekerjaan dan mendirikan industri baru. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Timah-batangan.jpg)