Rabu, 22 April 2026

Berita Sungailiat

Ini Identitas Lengkap Penambang di Matras yang Mengalami Kecelakaan Kerja di Laut Matras

Kasat Polairud Polres Bangka Iptu Supanto membenarkan terjadinya kecelakaan kerja tambang pasir timah di Perairan Matras pada Jum'at (26/5/2023).

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi pekerja tambang meninggal saat kerja di Laut Matras 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Kasat Polairud Polres Bangka Iptu Supanto seizin Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor sekitar pukul 20.00 WIB Minggu (28/5/2023) membenarkan terjadinya kecelakaan kerja tambang pasir timah di Perairan Matras pada Jum'at (26/5/2023).

Menurut Iptu Supanto kejadian terjadi di WIUP PT Timah Tbk DU 1555 Perairan Matras menyebabkan seorang penyelam ponton isap produksi (PIP) meninggal dunia tertimbun tanah didasar laut.

Baca juga: Kecelakaan Tambang Timah di Laut Matras, Pekerja PIP Tewas Saat Menyelam

Baca juga: Remaja di Bangka Tengah Dirudapaksa Ayah dan Kakak Tiri, Terbongkar Setelah Korban Ngadu ke Bibi

Korban atas nama Ahrol Rozi alias Elol alias Ilun (38) warga asal Lampung.

"Benar terjadi laka kerja dimana seorang pekerja tambang PIP di WIUP PT Timah TBK di Pantai Matras meninggal dunia kita mendapatkan informasi setelah jenazah korban dibawa ke Lampung," kata  Supanto.

Berdasarkan keterangan pihak Sat Polairud Polres Bangka pemilik PIP adalah SS warga Matras bekerja dillokasi tembang perusahaan mitra PT Timah Tbk milik At di Perairan Matras.
Awal kejadiannya saat itu Ahrol Rozi seperti biasa beraktifitas bersama rekannya.

Korban bertugas menyelam untuk mencari titik pasir timah didasar laut.

Penyelaman dilakukan dikedalaman 12 meter menggunakan alat bantu pernapasan.

Namun tanpa disadari oleh rekannya, korban mengalami insiden di dasar laut dan alat bantu selang pernapasan terlepas.

Mengetahui ada yang tak beres rekan korban di atas PIP meminta pertolongan kepada penambang lain yang kemudian membantu pencarian.

Namun saat tubuh korban diangkat timbunan tanah di dasar laut nyatanya sudah tak tertolong.

Saat dibawa keatas ponton korban sudah tak bernyawa lagi.

Korban Ahrol Rozi als ilun kemudian dibawa ke RS Medika Stania Sungailiat untuk dilakukan visum. 

Baca juga: Komplotan Pencuri Dibekuk Tim Kelambit Polres Bangka, Akui Beraksi di 18 TKP

Baca juga: Kisah Ola Ramadani Siswi SMK, Bermodal Kupon Senilai Rp10 Ribu Berhasil Bawa Pulang Mobil Brio Satya

Tim medis memastikan Ahrol Rozi alias Ilun sudah tidak bernyawa lagi /meninggal dunia.

Pemilik PIP jenis Selam yakni SS menghubungi keluarga korban menginformasikan kejadian.

Pihak keluarga dari Ahrol Rozi sudah menerima dengan ikhlas serta meminta agar jenazahnya untuk dibawa pulang ke Lampung..

"Saksi saksi sudah kita mintai keterangan awal dan pemilik akan dipanggil guna diminta keterangannya, serta akan dilakukan gelar perkara" kata Supanto.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved