Tribunners
Ibadah Melayani
Singkatnya, ibadah melayani dari, untuk, dan antara sesama hamba, bagian dari kunci kemabruran haji itu sendiri
Mabrur, sederhananya, bisa merupakan wujud kedamaian diri, keteduhan jiwa, kelancaran beribadah. Namun juga sangat terkait seriil mungkin dengan kualitas amaliah humanitas tiap-tiap diri penunai ibadah haji. Kepekaan untuk tawasau bi al-haq dan tswasau bi al-shabri, mengkhidmatkan diri demi kebajikan sesama, bagian dari kemabruran yang tidak bisa diabaikan.
Ilustrasi ini merupakan potret ibadah melayani bagi sesama berbasis konstruksi teologis keagamaan. Patut dicermati, dijadikan landasan kemabruran, dan pencerahan dalam perhajian. Terlebih haji memang puncak aplikasi moralitas kemanusiaan, di samping derajat ritualitas dari dan untuk keilahian. Singkatnya, ibadah melayani dari, untuk, dan antara sesama hamba, bagian dari kunci kemabruran haji itu sendiri. Bismillah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220904_Masmuni-Mahatma-Wakil-Rektor-IAIN-SAS.jpg)