Tekno

Nikuba Diakui Ducati, Lamborghini dan Ferrari, Dulu Menolak Kini BRIN Sibuk Ajak Aryanto Kerjasama 

Setelah Nikuba penemuan Aryanto Misel diakui dan bekerjasama dengan Ducati dan Lamborghini, kini BRIN baru sibuk mau ajak kerjasama

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
Instagram @terangmedia/kompasTV
Aryanto Misel penemu Nikuba atau bahan bakar air yang dulunya ditolah BRIN kini bekerjasama dengan perusahaan otomotif asal Italia, Ducati, Lamborghini dan Ferrari 

Padahal penemuan Aryanto Misel ini sudah diuji coba oleh TNI menggunakan motor yang digunakan oleh personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor063/Sunan Jati, Cirebon, dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung.

Setelah Aryanto Misel bekerjasama dengan Ducati dan Lamborghini, barulah kini BRIN sibuk mau bekerjasama. 

Bahkan BRIN tak malu-malu menawarkan fasilitas riset milik BRIN kepada Aryanto Misel untuk mengembangkan temuannya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menawarkan Aryanto Misel, penemu Nikuba, untuk melakukan riset lanjutan terhadap alat yang diklaim bisa menjadikan air sebagai bahan bakar tersebut.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan, Aryanto dapat menggunakan fasilitas riset BRIN untuk membuktikan secara ilmiah penemuannya.

Adapun BRIN memiliki berbagai fasilitas riset yang bisa dipakai oleh akademisi, industri, dan individu.

Untuk diketahui, Nikuba atau teknologi konversi air menjadi bahan bakar yang ditemukan warga Cirebon, Jawa Barat, bernama Aryanto Misel, kembali menjadi perbincangan setelah tersebar informasi penemuan Aryanto ini menjadi perhatian sejumlah pabrikan motor terkenal asal Italia.

"BRIN punya semua fasilitas yang kami sediakan untuk seluruh fasilitas periset di Tanah Air, baik itu di kampus termasuk juga personal seperti yang membuat Nikuba. Itu salah satu yang sedang kami ajak supaya bisa dibuktikan secara saintifik, itu dulu nomor satu," ujar Handoko dalam konferensi pers di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023), dikutip dari Antara.

Handoko ingin Aryanto menyempurnakan Nikuba bersama-sama.

Hal ini mengingat Nikuba merupakan bahan bakar berbasis hidrogen yang punya banyak variasi dan banyak temuan.

"Kalo di sains, kita harus cukup berhati-hati, jadi kita akan melihat bersama-sama, kita kembangkan sampai terbukti secara saintifik bisa diterima oleh komunitas ilmiah," ucap Handoko.

Dia mengatakan, BRIN telah mengetahui Nikuba sejak tahun lalu dan sudah mengirimkan tim untuk melihat alat tersebut.

Dari asesmen tim BRIN, perlu ada riset lanjutan dari Nikuba. Meski demikian, BRIN tetap mengapresiasi dan mendukung temuan tersebut.

Awal mula Nikuba diciptakan

Dari catatan Kompas.com, pada 2022, Nikuba juga sempat viral karena teknologinya yang mampu menjadikan air sebagai bahan bakar.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved