DPR RI Usulkan SIM Berlaku Seumur Hidup : Itu Bukan Alat Mencari Duit
DPR RI melalui Komisi III mengusulkan surat izin mengemudi (SIM) berlaku untuk seumur hidup.
“Itu kalau mau benar, tapi kalau mau cawe-cawe, polisi mau cawe-cawe, di SIM itu caranya, perpanjang SIM, cabut itu, tapi kontrolnya adalah ujian itu tadi,” jelasnya.
Tak hanya sampai disitu, Benny juga megaku curiga soal hasil PNBP yang disajikan Korlantas Polri.
Ia baru bisa berhenti curiga jika mereka bisa menunjukkan auditnya. “Saya punya hak untuk curiga, jumlah lebih banyak, kecuali bapak menunjukkan kepada saya auditnya mana, ya Pak Ketua Korlantas Polri,” tegasnya.
Selain itu, Benny menyindir rekam jejak Ketua Korlantas Polri terdahulu yang dibui, seusai dirinya bersuara. Dan, Benny menyebut bahwa di Korlantas Polri tersebut adalah sarang korupsi. “Sarang korupsi dulu sempat ke sini,” ucap Benny K Harman.
Kakorlantas Polri Akui Ada Kasat Lantas Jualan Kelulusan Surat Izin Mengemudi (SIM)
Dalam RDP tersebut, Kakorlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi mengakui ada saja oknum Kasat Lantas jualan kelulusan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk memenuhi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi pun meminta agar penerbitan SIM dihapus dari PNBP.
Hal itu akan membuat Kasat Lantas di Polres dan jajarannya malah jadi "jualan" SIM demi memenuhi target PNBP.
Padahal, bisa saja orang yang diberikan SIM itu belum mahir dalam berkendara namun dia sudah dinyatakan lulus dan mendapatkan SIM.
"Mohon maaf. Kami mohon maaf sekali lagi, SIM jangan dijadikan target ( PNBP), Pak,” kata Firman.
“Kami khawatir Kasat Lantas kami jualan lagi, enggak lulus, dilulus-lulusin, Pak,”
“Sudah terjadi, yang belum waktunya pindah golongan (SIM), dipindahkan, Pak, ngejar PNBP," sambungnya.
Oleh karena itu, Jenderal Polisi bintang dua ini menawarkan opsi lain pengganti SIM sebagai target PNBP, yakni dengan menjual pelat nomor custom.
Sehingga, bagi mereka yang bersedia membayar pelat nomor custom tersebut, diharuskan membayar Rp 500 juta untuk masa lima tahun.
Menurut Firman, uang yang didapat dari penjualan pelat nomor custom itu akan masuk ke PNBP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-sim-polisi-hanya-melayani-permohonan-sim-baru-sampai-hilang.jpg)