Kasus Suap Rel Kereta Api
BREAKING NEWS: KPK Periksa Menhub Budi Karya Sumadi Sebagai Saksi Kasus Suap Rel Kereta Api
Menhub BUdi Karya memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia memanggil Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Jumat (14/7/2023) lalu. Pemanggilan itu berkenaan kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Tahun Anggara 2018/2022.
Namun, Menhub Budi Karya baru memenuhi panggilan KPK pada hari ini, Rabu (26/7/2023).
Budi Karya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Gedung C1 KPK atau gedung KPK yang lama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Budi Karya tiba di Gedung C1 KPK sekira pukul 07.25 WIB.
Saat dilakukan pemanggilan untuk hadir pada Jumat (14/7/2023), Budi berhalangan karena sedang menjalani tugas di luar kota.
Baca juga: BREAKING NEWS, Anggota DPRD Bangka Belitung Nico Plamonia Meninggal Dunia Karena Sakit
KPK sendiri kini tengah mendalami dugaan adanya aliran dana dalam kasus dugaan suap rel kereta api ke petinggi Kemenhub.
Adanya informasi itu sebelumnya terkuak saat tim penyidik memeriksa tiga saksi pada Rabu (12/7/2023) di Polrestabes Surabaya.
Baca juga: Menhub Budi Karya Pastikan Proyek Revitalisasi Bandara Soekarno-Hatta Rampung Awal 2024
Tiga saksi itu ialah Logam Sehat Utama, wiraswasta; Eko Budi Santoso, ASN/Koordinator Satuan Pelayanan Yogyakarta BTP Wilayah 1 Semarang dari tahun 2023-sekarang; dan Heni Purwaningtyas, ASN/pejabat Pokja di Satuan Pelaksana 3 Jateng DIY tahun 2019-2023.
Ketiga saksi diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Putu Sumarjaya (PTU), Kepala BTP Jabagteng dkk.
KPK mengungkap aliran dana ke petinggi Kemenhub berasal dari PT Istana Putra Agung (IPA).
"Ya tentu, jadi kami kan terus mendalami ya terkait dengan dugaan penerimaan, karena kan yang sedang didalami adalah terkait dugaan penerimaannya ya selain dari PTU kemarin kan kita sudah sampaikan ada dugaan penerimaan sejumlah uang," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (14/7/2023).
Ali mengatakan, pihaknya juga tak menutup kemungkinan ada pihak lain, selain petinggi Kemenhub, yang ikut kecipratan aliran duit panas kasus suap rel kereta api.
Juru bicara berlatar belakang jaksa ini memastikan KPK akan terus mengembangkan penerimaan dalam kasus ini.
"Nanti ke depan kami akan terus kembangkan lebih lanjut apakah juga ada pihak-pihak lain yang turut menerima dugaan suap-menyuap beberapa proyek pengerjaan berkaitan jalur kereta api ini," tandas Ali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210703-menhub-budi-karya-sumadi.jpg)