Arti Ghufronaka, Doa Singkat Keluar dari Kamar Mandi, Memohon Ampunan dari Allah SWT

Dijelaskan oleh beliau, kalimat ghufronaka merupakan sebuah permohonan langsung yang sangat diharapkan...

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Teddy Malaka
Shutterstock
Ilustrasi kamar mandi 

"Keluar dari kamar mandi ada dua sunnah yang berlaku, satu keluar dengan melangkahkan kaki kanan. Jadi masuk kiri, keluar kanan,"

"yang kedua, kita membaca doa yang sangat singkat sekali, ghufronaka. Ini singkat tapi mengandung makna yang sangat dalam," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Dijelaskan oleh beliau, kalimat ghufronaka merupakan sebuah permohonan langsung yang sangat diharapkan.

Membaca ghufronaka saat keluar kamar mandi bertujuan untuk meminta ampunan kepada Allah SWT.

Bukankah dalam setiap saat keadaan, seorang manusia berjanji untuk senantiasa berdzikir kepada Allah.

Hal ini sebagaimana yang tertulis dalam QS Ali Imran ayat 191 yang berbunyi:

الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka."

Namun saat berada di kamar mandi, umat muslim dilarang mengucapkan kalimat-kalimat Allah.

Oleh karenanya, saat keluar dari kamar mandi dianjurkan untuk membaca ghufronaka yang memiliki arti suatu pengharapan ampunan dari Allah SWT.

"Baca 10 ayat terakhir di Ali Imran, perhatikan ayat yang ke-191, kita sudah berjanji pada Allah di hari ini semua aktivitas saya akan dzikir kepada-Mu,"

"Persoalannya, masuk kamar mandi tidak bisa dzikir, karena itulah ketika keluar seolah-olah kita menyesali ini mengatakan ghufronaka, ya Allah ampuni saya," terang Ustadz Adi Hidayat.

Mengutip dari ustadzaris.com, disebutkan bahwa doa alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani adalah doa keluar dari kamar mandi namun hadits tersebut kualitasnya dhaif alias lemah.

Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dari Anas bin Malik, “Biasanya jika Nabi keluar dari tempat buang air beliau mengucapkan “alhamdulillahilladzi adzhaba ‘annil adza wa ‘aafaani” yang artinya “segala puji milik Allah zat yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan menyehatkanku” [HR Ibnu Majah no 301.

Dalam Zawaid, al Bushiri mengatakan, “Dia –yaitu Ismail bin Muslim- itu disepakati oleh para pakar hadits sebagai perawi yang lemah. Hadits dengan redaksi ini adalah hadits yang tidak sahih”. Hadits ini juga dinilai lemah oleh al Albani].

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved