Bangka Pos Hari Ini
Hanya 2 Jam Perahu Bisa Lewat, Aktivitas Nelayan Terhambat Muara Air Kantung
Permasalahan pendangkalan Muara Jelitik ketika surut sudah lama menjadi keluh kesah nelayan Sungailiat
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Riuh perempuan dan laki-laki bersahutan di Muara Air Kantung, Kawasan Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (5/8) malam.
Para perempuan histeris saat ada perahu nelayan melaju dan seakan bakal menabrak perahu
lainnya.
Sementara laki-laki yang kebanyakan membawa senter di tangannya berteriak, berusaha mengarahkan perahu agar tidak terjebak di muara menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat itu.
Situasi ini setiap hari terjadi di Muara Air Kantung Sungailiat. Terutama ketika kondisi air laut pasang dan menjadi satu-satunya momen bagi perahu nelayan untuk keluar-masuk PPN Sungailiat.
"Di tahun 1990-an tidak ada cerita perahu kandas di muara ini. Dulu kami lancar-lancar saja keluar-masuk bawa perahu," ujar seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.
Warga ini sengaja datang ke Muara Air Kantung untuk membantu perahu nelayan. Sebuah senter bertali melingkar di tangannya.
"Beginilah kondisi Muara Air Kantung. Kalau tidak ada kita yang bantu, repot perahu-perahu nelayan ini," katanya
Pria itu mengaku sehari-harinya membantu persiapan nelayan yang bakal melaut. Entah itu menyiapkan ransum (bekal) atau es yang dibutuhkan nelayan menjaga kualitas tangkapannya.
"Ini kebetulan ada perahu teman mau keluar (melaut-red). Jadi sekalian lihat jalurnya gimana, biar enggak nyangkut di muara. Sekalian bantu-bantu yang lain lah," ujarnya.
Pada Sabtu (5/8), Muara Air Kantung mulai ramai didatangi warga sekitar pukul 20.00 WIB. Waktu itu bertepatan kondisi pasang air laut yang membuat Muara Air Kantung bisa dilalui perahu nelayan.
Berdasarkan tabel pasang surut air laut, pada Sabtu (5/8), kondisi pasang air laut terjadi di wilayah Muara Air Kantung mulai pukul 11.00 WIB.
Pada pukul 20.00 kondisi pasang air laut sudah hampir mendekati puncak. Pasang air laut terjadi hingga pukul 23.00 WIB.
“Kalau tidak pasang di angka 2 ke atas, kalau kita melihat tabel air, itu perahu tidak kan bisa masuk. Makanya perahu bisa keluarmasuk hanya beberapa jam saja. Karena kalau tidak tinggi airnya, sekitar 2 sampai 3 meter kedalamannya, itu perahu sulit lewat,” katanya.
Akses satu-satunya
Serupa disampaikan Bagas, nelayan Sungailiat, Kabupaten Bangka, yang keluar-masuk PPN Sungailiat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230807-Bangka-Pos.jpg)