Racana Pramuka IAIN SAS Babel Adakan Pengabdian Masyarakat di Dusun Air Ibul
Racana Tuan Guru Sapat dan Salma Amnati Gugus Depan 04.041-04.042 Intitut Agama Islam Negeri Syaikh
Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Racana Tuan Guru Sapat dan Salma Amnati Gugus Depan 04.041-04.042 Intitut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) laksanakan Desa Binaan dan Pengabdian Masyarakat Tahun 2023 bertempat di Dusun I Air Ibul, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Bangka Barat (4-11/8/2023).
Kegiatan ini di ikuti oleh 12 orang warga Racana Pramuka IAIN SAS Babel mengangkat tema "Mengabdi Kepada Masyarakat, Bersinergi Bersama Racana "
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengabdian dan memberikan dedikasi kepada masyarakat.
Alayanto selaku Ketua RT juga mengucapkan terima kasih kepada Racana Pramuka IAIN SAS Bangka Belitung yang telah menyelenggarakan kegiatan berbasis desa binaan dan Pengabdian masyarakat ini di Dusun I Air Ibul, Desa Belo Laut Insya Allah warga akan menyambut gembira kedatangan adik-adik Pramuka di Dusun Air Ibul ini.
"Dengan kegiatan binaan ini diharapkan akan memberikan banyak motivasi kepada warga, khususnya anak-anak muda, untuk berkreasi dan beraktivitas. “dan kami mohon maaf apabila dalam pelayanan di dusun kami banyak kekurangan,” ucapnya
Yanada Ketua Pelaksana dalam sambutannya mengatakan, program binaan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat bagi para Pramuka IAIN SAS Babel hal itu sesuai dengan ciri kegiatan Pramuka yang harus banyak berorientasi kepada masyarakat.
Racana Pramuka, jelas Yanada, harus menjadi agen perubahan di masyarakat. Karena itu ia berharap kegiatan binaan dapat menjadi wahana bagi para Pramuka IAIN SAS Babel dalam mengabdikan diri di masyarakat sesuai pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki.
“Kegiatan binaan juga bisa menjadi pembelajaran dalam berorganisasi dan bermasyarakat bagi Pramuka, di antaranya melakukan edukasi kepada masyarakat dalam bidang pendidikan, agama, sosial, kesehatan, dan ekonomi. ujarnya.
Ia mengatakan bentuk kegiatan selain berupa juga pelatihan, permainan, perlombaan, dan bakti sosial. Sementara sasaran kegiatan adalah para orang tua, para remaja, dan anak-anak.
Ketua Pembina Racana Pramuka IAIN SAS Babel Nelly Sanawiyah, M.M mengatakan, selama kegiatan desa binaan semua peserta tinggal di rumah-rumah penduduk (homestay) dan melaksanakan tugas sebagai orang tua asuh. Mereka berbaur dengan masyarakat, baik dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan lainnya.
“Model kegiatan homestay ini dipilih karena kita ingin mengajarkan kepada semua peserta kehidupan bermasyarakat. Mereka berasal dari masyarakat dan kelak akan kembali ke masyarakat,” katanya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230814-racana.jpg)