Sabtu, 11 April 2026

Berita Pangkalpinang

Penggunaan QR Code untuk Pembelian BBM Menuai Polemik, DPRD Bangka Belitung Nilai Tak Efektif

Kebijakan Pertamina menggunakan QR Code untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai banyak menuai polemik di masyarakat. 

Penulis: Nurhayati CC | Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol, Yan Sultra, bersama Anggota DPR RI, Bambang Patijaya menyaksikan langsung simulasi cycle program subsidi tepat menggunakan teknologi QR Code pengisian BBM bersubsidi, foto diambil, Selasa (21/2/2023). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA --  Kebijakan Pertamina menggunakan QR Code untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai banyak menuai polemik di masyarakat. 

Beberapa warga kesulitan membeli BBM jenis pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Seperti dialami seorang warga Pangkalpinang, Mahendra.

Ia tidak dapat membeli BBM jenis pertalite di SPBU karena kuota sudah habis.

Saat kode QR Pertamina miliknya dipindai di dua SPBU Pangkalpinang, ternyata jatah pertalite 40 liter sudah habis dibeli oleh orang lain.

Padahal, hari itu dia belum membeli pertalite, tetapi sudah habis digunakan pihak lain melalui pencurian kode QR miliknya.

Menanggapi kejadian ini pihak Pertamina menyarankan agar pelanggan yang bersangkutan dapat melakukan refresh QR Code pada sistem di website yang sama ketika mendaftar dan mendapatkan QR Code baru.

"Jika pelanggan yang bersangkutan tidak merasa mengisi BBM-

nya, diharapkan yang bersangkutan bisa merefresh QR Code pada sistem di website yang sama serta pastikan bahwa QR Code yang baru tidak di copy (salin-red) orang lain," saran Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, Rabu (14/9/2023).

Dia mengungkapkan, bagi masyarakat Bangka Belitung yang menemukan adanya indikasi kecurangan dalam penyaluran BBM maupun LPG bersubsidi dapat segera melapor ke 135 atau melalui nomor contact center yang disediakan khusus di wilayah Bangka Belitung di nomor +62 823‑2963‑7886 untuk segera ditindak lanjuti.

"Untuk diketahui, wilayah Bangka saat ini sedang dilakukan uji coba implementasi full QR Code BBM jenis Pertalite dan Bio Solar dan untuk wilayah Belitung saat ini sedang dilakukan uji coba full QR Code BBM jenis Bio Solar," jelasnya.

Menurut Tjahyo, Pertamina terus berupaya memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya.

Untuk itu dia mengimbau agar masyarakat dapat membeli BBM sesuai peruntukan dan kebutuhan, serta tidak melakukan pengisian berulang dan penimbunan BBM.

SPBU Sarankan Isi Pertamax

Pengendara mobil yang tak bisa mengisi BBM subsidi menggunakan QR code, dianjurkan untuk melakukan pengisian terhadap BBM jenis pertamax, Rabu (13/9/2023). 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved