Tribunners
Menjadi Petani Mandiri
Selain dipengaruhi oleh petani sendiri, peran penyuluh pertanian dipertaruhkan dalam mewujudkan petani mandiri
Dapat ditarik kesimpulan dari penelitian bahwa tingkat kemandirian petani di sana rendah disebabkan oleh (a) meliputi rendahnya pemenuhan kebutuhan pengembangan kapasitas produktivitas, kapasitas pemasaran, kapasitas keamanan usaha/agribisnis, kapasitas berkelompok, kapasitas berjaringan dan kapasitas peningkatan prestasi/kemajuan usaha; (b) rendahnya tingkat kinerja penyuluh pertanian; (c) rendahnya tingkat pendidikan formal dan pendidikan nonformal petani.
Ternyata, faktor pendidikan (pengembangan kapasitas) adalah faktor utama yang menentukan tingkat kemandirian petani. Keadaan petani di Bangka Belitung, ada yang mandiri dan ada yang tidak. Penelitian ke arah mandiri belum ada, tetapi terlihat dan dapat dibaca.
Bagaimanapun kondisi petani yang telah ada saat ini menjadi tantangan pemerintah. Jika dari pemerintah telah bekerja optimal, maka sifat mandiri yang ditunjukkan oleh sikap dan perilaku mandiri dari petani akan terlihat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230820_Pebriyanti-Penyuluh-Pertanian-Madya.jpg)