Perang di Palestina

WNI Husein Gaza Berhasil Dievakuasi ke Mesir, Sempat Terganjal Rumitnya Pengurusan Administrasi

Muhammad Husein relawan yang bertugas di Gaza Palestina, akhirnya berhasil dievakuasi bersama dengan istri dan 2 orang anaknya ke Mesir

Penulis: Hendra CC | Editor: Teddy Malaka
Capture Youtube/Muhammad Husein Gaza
Muhammad Husein atau yang akrab dikenal dengan Husein Gaza, WNI yang berhasil dievakuasi dari Gaza, ke Mesir dan akan dipulangkan ke tanah air 

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi menuturkan, proses evakuasi yang harus ditempuh rumit dan panjang.

Mulai dari proses administrasi yang berbelit-belit hingga pintu keluar Rafah yang tak kunjung dibuka selama sepekan.

"Proses evakuasi ini memakan waktu yang cukup lama dari isu nama beliau tidak ada di dalam list, proses memasukkan nama beliau ke dalam list memakan waktu yang sangat panjang dan begitu nama-nama beliau sudah berada di dalam list evakuasi juga belum dapat dilakukan karena pintu perbatasan tidak dibuka dengan berbagai alasan," tutur Retno.

Kini WNI dan keluarga itu tengah berada di Kairo, Mesir untuk dipersiapkan kepulangannya ke Tanah Air.

"Saat ini beliau sudah berada di wilayah Mesir dan sudah berada bersama dengan tim evakuasi KBRI Mesir selanjutnya mereka akan dibawa ke Kairo dan akan dipersiapkan kembali ke Indonesia,"kata Retno.

Muhammad Husein Cinta Palestina Sejak Kecil

Muhammad Husein, relawan Indonesia di Gaza, mengaku sudah cinta pada Palestina sejak dia duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Saudara perempuan Muhammad Husein, Istiqomah, mengisahkan sang adik telah memiliki kecintaan terhadap Palestina sejak Taman Kanak-kanak. Husein merupakan WNI yang baru saja dievakuasi dari Gaza.

Muammad Husein telah tinggal menetap di Gaza selama 12 tahun. Di usia 20an di tahun 2011, Husein meminta restu kepada almarhum ayahnya untuk pergi ke Gaza.

"Saat itu, Husein menjadi relawan kemanusiaan pembangunan RS Indonesia di Gaza. Ia berpamitan dengan ayah meminta doa untuk menjadi mujahid di tahun 2011," tutur Istiqomah ssat berbincang dengan Tribun Network via Zoom pada Senin (13/10/2023).

Istiqomah berujar, tidak ada sekalipun kekhawatiran saat Husein memutuskan pergi ke Gaza.

Baginya dan keluarga menjadi mujahid ke Palestina menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan.

"Karena kecintaan kami terhadap Palestina telah terpupuk sejak TK dan SD," kata dia.

Selama 12 tahun di Gaza, selain menjadi relawan, Husein juga menyelesaikan pendidikan S1 nya di Universitas Islam Gaza.

Lalu, ia juga bekerja sebagai jurnalis untuk beberapa media serta kini memiliki channel Youtube. Husein juga menikah dengan perempuan Gaza bernama Jinan dan kini telah dikarunia dua orang anak laki-laki.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved