Senin, 20 April 2026

Begini Klaim Tim Anies-Cak Imin Soal 172 Kampus Universitas Muhammadiyah Mengawal Suara Nomor 1

Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) menyatakan bahwa 172 Kampus Universitas Muhammadiyah

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Dedy Qurniawan
Tribunnews/Jeprima
Anies Baswedan 

BANGKAPOS.COM - Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) menyatakan bahwa 172 Kampus Universitas Muhammadiyah (UM) akan terlibat dalam pengawalan suara pasangan capres-cawapres.

Asisten Pelatih Timnas, Tamsil Linrung, mengungkapkan hal ini dan menyebutkan bahwa warga kampus Muhammadiyah akan dikerahkan untuk mengawal kemenangan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Tamsil Linrung juga menekankan bahwa keterlibatan kampus-kampus Muhammadiyah tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga akan berperan sebagai saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan yang dijadwalkan pada 14 Februari 2024.

Menurut catatan, dari total 172 kampus UM yang terlibat, delapan di antaranya berada di Provinsi Sulsel.

Di antaranya, Unismuh Makassar (Unismuh), Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar), Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen).

Lalu, UM Sidrap, UM Palopo, UM Bone, UM Bulukumba, dan UM Sinjai.

"Sudah berlangsung (pembentukan tim saksi). Di pusat, Jakarta, dipimpin oleh Pak Busyro Muqoddas (Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM, dan Hikmah)," kata Tamsil Linrung, Senin (18/12/2023).

Mantan anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tiga periode ini meyakini mayoritas warga Muhammadiyah lebih cenderung mendukung pasangan Anies-Muhaimin.

"Dan saya yakin pasangan Anies-Muhaimin menang di atas 50 persen di Sulsel," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Syaiful Saleh, bicara soal sikap politik dalam kontestasi Pilpres 2024.

Soal arah dukungan ke kandidat capres-cawapres, warga Muhammadiyah Sulsel diberikan kebebasan berpolitik.

Menurut Saiful Saleh, suara warga Muhammadiyah terpecah tiga terkait dukungan, baik pasangan Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, hingga Ganjar-Mahfud.

Sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, Saiful Saleh menegaskan soal dukung-mendukung adalah hak pribadi.

Artinya, warga Muhammadiyah diberi kebebasan untuk memilih siapa calon-calon capres-cawapresnya.

Hal itu ditegaskan Saiful Saleh saat Cawapres Gibran Rakabuming Raka menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Jl Ir Sutami, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (26/11/2023).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved