Berita Bangka Selatan
Program Aik Bakung, 430 Pelayanan Administrasi Hingga Kesehatan Diberikan di Desa Jelutung II
Saya juga kemarin melakukan pemantauan langsung. Memang masyarakat sangat antusias. Untuk perizinan pembuatan NIB ada yang untuk
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Ratusan pelayanan administrasi diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung kepada masyarakat Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba pada, Rabu (10/1/2024) kemarin.
Pelayanan itu banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dalam program Ajak Bupati Kite Sambang Kampung atau Aik Bakung. Oleh karena itu, pelayanan serupa akan terus didekatkan kepada masyarakat yang ada di desa lainnya.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengungkapkan, pada edisi ke-18 program Aik Bakung ratusan pelayanan telah diberikan kepada masyarakat.
Mulai dari sektor perizinan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan hingga pelayanan administrasi.
Dari semua pelayanan tersebut total ada sebanyak 430 pelayanan dimanfaatkan.
“Saya rasa masyarakat di Desa Jelutung II kemarin memang betul-betul sangat memanfaatkan program Aik Bakung,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (11/1/2024).
Debby memaparkan, untuk pelayanan pembuatan perizinan misalnya total terdapat 26 orang yang telah memanfaatkan program tersebut.
Rinciannya terdiri dari enam penerbitan perizinan untuk kedai makanan dan minuman sebanyak, lima perizinan perkebunan kelapa sawit, tiga perizinan pedagang eceran telekomunikasi.
Dilanjutkan satu perizinan kebun karet, dua perizinan pedagang eceran, dua perizinan penjahit pakaian serta dua perizinan hasil perikanan.
Tak hanya itu selama berlangsungnya program Aik Bakung sudah ada sekitar 3.000-an lebih Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan.
Sementara untuk pelayanan pada sektor kesehatan mencapai 100 pelayanan. Mulai dari 55 orang menjalani pengobatan, 20 orang menjalani fisio terapi dan satu orang mendapatkan pelayanan poli bedah.
Dilanjutkan sebanyak 12 orang menjalani USG 4D serta 17 orang melakukan konseling gizi. Semua pelayanan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“Saya juga kemarin melakukan pemantauan langsung. Memang masyarakat sangat antusias. Untuk perizinan pembuatan NIB ada yang untuk jual kue, menjahit dan bervariasi,” papar Debby.
Sementara itu lanjut dia, pada administrasi kependudukan tercatat sebanyak 292 pelayanan diberikan. Di mana terdapat sebanyak 69 kartu keluarga (KK) baru diterbitkan dan cetak Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 46 berkas.
Dilanjutkan dengan sebanyak 79 orang melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta 58 orang cetak KTP. Lalu, 26 dokumen akta kelahiran diterbitkan, 10 dokumen akta kematian dan surat keterangan pindah warga negara Indonesia sebanyak empat orang.
Begitu pula peningkatan digitalisasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga turut dilakukan. Ada sebanyak 12 pelaku usaha mendaftarkan usaha mereka di Google Maps.
Dengan begitu nantinya jangkauan segmen pasar dan potensi produk UKM yang ditawarkan semakin besar, disertai keaslian dan keragaman produk. Begitu pula tingkat adaptasi masyarakat perdesaan untuk menggunakan internet dalam memasarkan produknya.
“Ini juga merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan agar pelaku usaha dapat mengikuti perkembangan zaman. Dampaknya juga untuk kesejahteraan mereka juga,” ucapnya.
Kendati begitu kata Debby, pihaknya bersama Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid terus berkomitmen untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan datang langsung ke desa-desa supaya masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah mereka. Sembari membawa program unggulan guna kesejahteraan masyarakat.
“Ayo semua masyarakat Bangka Selatan kami bersama Pak Bupati terus melaksanakan kegiatan di desa-desa. Manfaatkan program Aik Bakung ini,” pungkas Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
| Respons Kejari Basel Diisukan Minta Jatah Rp800 Juta di Kasus 11 Tersangka Korupsi Timah |
|
|---|
| Mencuat Isu Kejari Minta Jatah Rp800 Juta di Kasus Korupsi Timah, Uang Sitaan di Rekening Resmi |
|
|---|
| Bupati Bangka Selatan Tegaskan TPP ASN Dibayar Berdasarkan Kinerja dan Disiplin |
|
|---|
| Mulai Mei 2026, TPP ASN Pemkab Bangka Selatan Dipotong 30 Persen |
|
|---|
| Kejari Bangka Selatan Tegaskan Pengembalian Uang Negara dalam Kasus Korupsi Timah Rp4,16 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/11012024programm4.jpg)