Minggu, 10 Mei 2026

Begini Cara Mudah Pindahkan Tiang Listrik PLN di Depan Rumah

Begini Cara Mudah Pindahkan Tiang Listrik PLN di Depan Rumah. Simak ulasannya berikut ini

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Istimewa/ PLN
Ilustrasi Petugas PLN melakukan penggantian KWh meter ke smart meter di salah satu rumah pelanggan, Fahri (34) di Tebet, Jakarta Selatan. 

BANGKAPOS.COM - Begini Cara Mudah Pindahkan Tiang Listrik PLN di Depan Rumah

Tak sering kita mendapati adanya tiang PLN yang berdiri di depan rumah warga.

Ternyata tiang PLN bisa dipindahkan dari depan rumah jika pemilik merasa terganggu.

Bagiamana cara memindahkan tiang PLN? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Bagi masyarakat yang terganggu dengan posisi tiang listrik di sekitaran rumah atau tempat tinggal.

Anda dapat melapor dan meminta tiang listrik di pekarangan rumah untuk dipindah ke tempat yang baru.

Cara Memindahkan Tiang Listrik via PLN Mobile

Perlu diperhatikan, sebelum pemindahan pastikan alasan yang jelas dan kuat untuk memindahkan atau menggeser tiang listrik.

Proses Pemindahan Tiang Listrik

Hubungi Pihak PLN:

Ajukan permintaan lewat surat elektronik atau aplikasi PLN Mobile

Siapkan alasan yang kuat untuk pemindahan tiang listrik

Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan:

Nomor ID pelanggan atau ID meter

Nama dan nomor identitas sesuai KTP

Surat persetujuan pemindahan tiang listrik dari RT/RW setempat

Alamat lengkap lokasi pengajuan pergeseran

Nomor telepon aktif yang dapat dihubungi

Alasan pemindahan tiang listrik

Proses Pemindahan

Tunggu keputusan dari pihak PLN apakah permintaan disetujui atau tidakPersiapkan lahan untuk memasang tiang listrik baru

Dapatkan persetujuan warga lokal setempat, karena saat pemindahan akan dilakukan pemadaman listrik untuk sementara waktu

Biaya Pemindahan Tiang Listrik

Tidak ada aturan khusus soal biaya pemindahan tiang listrik. Karena pemindahan tiang listrik adalah kewenangan dan keputusan PLN setempat sehingga akan berbeda ketetapannya.

Penting untuk diketahui, tarif pemindahan tiang listrik dibebankan sepenuhnya ke pemohon. Setelah dilakukan survei secara langsung oleh pihak PLN.

Nah, untuk biaya ditentukan oleh pihak PLN dilihat dari tingkat kesulitan dan lokasi tiang itu.

Setidaknya dibutuhkan senilai Rp1 juta- Rp4 juta untuk pemindahan tiang listrik di lingkungan rumah.

Cara Mencegah Korsleting Listrik saat Musim Hujan dan Banjir

Musim penghujan seperti saat ini rawan terjadi bencana banjir.

Bahaya mengacam tak hanya penyakit tapi juga bahaya listrik yang ada di tiap rumah.

Untuk itu perlu antisipasi supaya tak terjadi bahaya listrik terlebih saat banjir.

Yuk simak cara mencegah korsleting listrik saat terjadi banjir dan hujan.

PT PLN pun telah memitigasi dampak bencana tersebut agar bahaya dari listrik dapat dihindari.

Demi keselamatan masyarakat, listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

Pasalnya, jika arus listrik tidak dimatikan akan membahayakan jiwa masyarakat. 

“Keamanan dan keselamatan pelanggan merupakan hal yang paling utama bagi kami,” tulis PLN di laman resminya, dikutip Sabtu (13/1/2024).

Berikut Tips Cara Cegah Korsleting Listrik saat Banjir:

1. Mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.

2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

3. Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkan oleh PLN, laporkan segera melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.

4. Hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir

5. Pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. 

6. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik.

7. Penyalaan akan dilakukan dengan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT, RW atau tokoh masyarakat setempat.

8. Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots yang kedap air.

Sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

“Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin. Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor,” tutur PLN.

(*)

Tags
PLN
KWH
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved