Rabu, 6 Mei 2026

Kakek Lawan Buaya di Bangka Selatan

Waspada! Buaya di Babel Kian Ganas, Bocah Tewas Diterkam, Kakek 75 Tahun Diserang hingga Terluka

Buaya di Bangka Belitung kian ganas.Belum genap satu pekan, seorang bocah perempuan berusia 7 tahun di Bangka Tengah tewas diterkam, kini terjadi lagi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Khamelia CC | Editor: nurhayati
Bangkapos.com
Korban keganasan buaya yang merenggut nyawa bocah perempuan berusia 7 tahun di Kabupaten Bangka, dan seorang kakek berusia 75 tahun, korban serangan buaya di perairan Bangka Selatan. Insert warga berhasil menangkap buaya di aliran sungai kulan, Kelurahan Tuatunu Indah Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Buaya di Bangka Belitung kian ganas. Belum genap satu pekan, seorang bocah perempuan berusia 7 tahun di Bangka Tengah tewas diterkam, kini terjadi lagi.

Seorang kakek berusia 75 tahun yang tengah mencari udang mengalami luka-luka akibat serangan buaya di Perairan Laut Mempunai, Selasa (30/1/2024) pagi.

Manager Pusat Penyelamatan Satwa Alobi Foundation Bangka Belitung, Endy R Yusuf mengungkapkan, secara umum terganggunya habitat buaya memang memunculkan konflik antar manusia dan buaya.

Ia pun menyesalkan terjadi buaya menerkam bocah perempuan di Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (28/1/2024).

Endy mengungkapkan kawasan tersebut memang habitat buaya sehingga warga setempat mesti waspada saat beraktivitas di lokasi tersebut.

"Kita tahu kawasan itu memang habitat buaya, kami mengimbau masyarakat yang sudah tahu suatu wilayah itu habitat buaya maka harus mengurangi aktivitas di daerah tertentu yang ada buaya untuk menghindari kejadian seperti ini," ujar Endy saat dihubungi bangkapos.com.

Kakek bergulat dengan buaya

Seorang pria lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menjadi korban serangan buaya.

Peristiwa itu menimpa Baharudin (75) warga Desa Serdang, Kecamatan Toboali. Kakek itu menjadi korban serangan buaya saat tengah mencari udang di Perairan Laut Mempunai, Selasa (30/1/2024) pagi.

Cucu korban, Putra mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika kakeknya tengah mencari udang di perairan laut Mempunai sekitar pukul 08.00 WIB. Udang tersebut diketahui sebagai bahan baku untuk membuat terasi.

“Kakek sedang mencari udang. Karena memang profesinya seorang nelayan sungkur,” kata dia.

Putra memaparkan, saat itu korban sedang mencari udang bersama keponakannya. Setibanya di perairan tersebut korban langsung turun ke dalam air, sedangkan keponakannya sedang berada di darat. Tak berselang lama setelah berada di dalam air, korban langsung berteriak meminta tolong. Ternyata korban disambar buaya dari arah kiri.

Saat itu buaya langsung menyerang paha kiri korban. Sampai akhirnya Baharudin bergulat dengan buaya sekitar beberapa menit di dalam air. Hingga akhirnya keponakan Baharudin langsung bergegas menyelamatkan korban.

“Lumayan lama kakek kami melawan buaya itu sebelum ditolong sepupunya,” ujarnya.

Atas peristiwa itu, saat ini korban tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangka Selatan. Korban mengalami luka robek di bagian paha kiri serta luka di beberapa bagian tubuhnya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved