Berita Bangka Selatan
Bawa Nama Indonesia dan Babel di Ajang Internasional, Rasya Minta Doa dan Dukungan Masyarakat
Saat ini sudah menjalani karantina per 1 Februari 2024. Akan menjalani karantina selama lima hari. Kami minta doa dan dukungan masyarakat
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Rasya Muhammad Pratama kini telah resmi melawat ke Malaysia sejak Minggu (28/1/2024) kemarin.
Bocah usia tujuh tahun itu siap mengharumkan nama Indonesia dan Bangka Belitung pada khususnya dalam ajang modeling.
Utamanya dalam ajang pencarian bakat Face Model Internasional 2024 di Malaysia.
Ketua Event Organizer Seven Management, Saiful Ependi mengatakan, saat ini Rasya telah menjalani masa karantina di Malaysia sebelum nantinya akan bertanding dengan delapan negara lainnya.
Maka dari itu, pihaknya meminta doa dan dukungan masyarakat agar Rasya bisa memberikan hasil yang terbaik. Setidaknya bisa membawa gelar juara ajang modeling internasional tersebut.
“Saat ini sudah menjalani karantina per 1 Februari 2024. Akan menjalani karantina selama lima hari. Kami minta doa dan dukungan masyarakat Bangka Belitung,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (1/2/2024).
Saiful memaparkan, Rasya yang merupakan siswa asal SD Negeri 6 Pangkalpinang itu telah banyak mengukir prestasi. Sebelum berhasil melenggang ke Malaysia, Rasya terlebih dahulu menorehkan prestasi pada ajang Mister Kids Ramayana pada tahun 2023 lalu.
Kemudian melaju ke tahapan modeling nasional dan membawa gelar juara kategori Prince King dan The Best Personality dalam ajang Face Model Indonesia 2023 di Jakarta.
Rasya mampu memborong sejumlah penghargaan pada ajang modeling itu setelah mengalahkan kontestan dari 34 Provinsi se-Indonesia saat Model Award berlangsung. Dalam ajang itu terdapat sebanyak 200 orang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Dengan berbekal pengamalan itu setidaknya mampu membuat anak pasangan Edi Suryadi dan Lisa Ratnasari semakin percaya diri.
“Dengan mendapatkan gelar Mister Kids Ramayana dan beberapa gelar juara lainnya, setidaknya bisa membuat Rasya semakin percaya diri. Utamanya guna melangkah bertanding ke tingkat internasional,” jelas Saiful.
Lebih jauh ungkapnya, sebelum bertolak ke Malaysia Rasya sudah diberikan sejumlah pelatihan untuk memantapkan dirinya sebagai finalis Face Model Internasional 2024.
Mulai dari pelatihan public speaking, kemampuan Bahasa Inggris, catwalk training, self esteem training dan lainnya. Nantinya ada delapan negara yang ikut berpartisipasi, mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, Vietnam, Laos, Timor Leste dan Thailand.
Pada ajang tersebut sambung dia, kostum juga memegang peranan penting untuk merebut hati para juri. Saiful pun juga sudah menyiapkan beberapa kostum.
Di antara kostum pesta, tradisional kostum dan baju adat. Semua itu merupakan rancangan desainer lokal.
Baju paksian warna merah nantinya akan menjadi pilihan yang diunggulkan. Sebab, Rasya ingin memperkenalkan kearifan lokal atau local wisdom khas Bangka Belitung ke dunia luar. Supaya bisa menarik minat wisatawan berkunjung ke Bangka Belitung.
| Ledakan Dapur SPPG Angsana di Toboali Rusak Rumah Warga, Pengelola Siap Ganti Rugi |
|
|---|
| Rumah Pelideh Nyaris Punah, Pegiat Seni dan Budaya Bangka Selatan Minta Dibangun di Setiap Kecamatan |
|
|---|
| Mesin Pengering Ompreng MBG SPPG Angsana Toboali Meledak, Terungkap 2 Kejadian Serupa di Daerah Lain |
|
|---|
| 5.000 KPM di Bangka Selatan Masuk Sasaran Sekolah Rakyat Berasrama |
|
|---|
| Dua Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Bangka Selatan Sudah Siap, Tinggal Tunggu Survei dari Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Rasya-Muhammad-Pratama-7-saat-memamerkan-sejumlah-trofi.jpg)