Tribunners

Fenomena Tawuran Antarpelajar dan Solusinya

sedari masa kanak-kanak hendaknya peserta didik tersebut dapat dibekali dan digembleng dengan ilmu pendidikan karakter yang mumpuni

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Rudiyanto, S.Pd. - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan 

Oleh: Rudiyanto - Guru Pendidikan Agama Islam SDN 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan

DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa tawuran adalah perkelahian massal atau perkelahian yang dilakukan secara beramai-ramai. Berdasarkan definisi tersebut maka dapat penulis simpulkan bahwa tawuran antarpelajar merupakan perkelahian yang dilakukan secara beramai-ramai antara sekelompok pelajar dengan kelompok pelajar lainnya yang kemudian menimbulkan dampak buruk.

Beberapa faktor penyebab terjadinya tawuran antar pelajar diantaranya ialah:

- Faktor internal:

● Kontrol diri yang lemah
Lemahnya kemampuan peserta didik dalam mengontrol dirinya dapat menyebabkan peserta didik tersebut bertindak tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Oleh karena itu, sedari masa kanak-kanak hendaknya peserta didik tersebut dapat dibekali dan digembleng dengan ilmu pendidikan karakter yang mumpuni.

● Ketidakmampuan menyesuaikan diri
Adaptasi adalah salah satu kunci menjaga keharmonisan antarsesama. Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi dapat menyebabkan peserta didik melakukan tindakan-tindakan di luar batas kewajarannya.

● Krisis identitas
Keteladanan sangat diperlukan dalam menentukan karakter peserta didik. Dalam hal ini salah satu contohnya adalah dalam memilih figur yang menjadi panutan. Salah dalam memilih figur yang dijadikan panutan dapat berdampak buruk juga bagi perkembangan peserta didik. Peserta didik tersebut dapat mencontoh perilaku figur yang dijadikan panutan tersebut tanpa mempertimbangkan dampak yang dilakukannya tersebut.

- Faktor eksternal:

● Lingkungan keluarga
Faktor yang sangat besar dalam pembentukan jati diri peserta didik sebetulnya ada pada keluarga. Waktu peserta didik lebih banyak dihabiskan dalam lingkungan keluarga. Oleh karena itu, hendaknya keluarga dapat menghadirkan suasana keluarga yang harmonis dan dapat membimbing anak-anaknya, mengawasi, serta mendampingi perkembangan anak-anaknya dengan optimal.

● Lingkungan satuan pendidikan
Satuan pendidikan juga bertanggung jawab atas terjadinya peristiwa tawuran antarpelajar. Oleh karena itu, program pendidikan karakter harus digenjot secara optimal. Peran guru BK, guru agama dan stakeholder terkait sangat diperlukan. Tata tertib sekolah hendaknya dijalankan secara disiplin dan optimal agar dapat dilakukan tindakan preventif dan meminimalisasi pelanggaran-pelanggaran tersebut.

● Lingkungan sosial dan teman sebaya
Lingkungan sosial dan teman sebaya dapat memengaruhi perilaku anak. Oleh karena itu, peserta didik dengan diberikan pendampingan hendaknya dapat selektif dalam memilih lingkungan sosial dan teman sebaya yang membawa dampak positif bagi perkembangan peserta didik.

● Tayangan pada gadget atau media lainnya
Melalui gadget, peserta didik dapat mengakses secara bebas apa yang dibutuhkannya. Tayangan-tayangan yang begitu bebas berseliweran dewasa ini di berbagai media tanpa memikirkan batasan usianya. Peserta didik yang tidak mampu memfilter tayangan-tayangan tersebut bahkan mencontoh perilaku sesuai dengan apa yang ditayangkan pada media tersebut tanpa memikirkan dampak buruk yang akan terjadi.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat diperlukan dalam hal pendampingan. Selain itu, peran KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) sangat diperlukan dalam hal ini.

Beberapa dampak buruk akibat dari tawuran antarpelajar menurut hemat penulis, di antaranya sebagai berikut:

● Menyebabkan cedera dan luka fisik serius
Tawuran antarpelajar dapat menyebabkan luka, bahkan sampai pada level serius. Apalagi jika peserta didik tersebut membawa atribut-atribut kekerasan seperti alat pemukul, benda tajam, dan lain sebagainya.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved