Kamis, 23 April 2026

Ramadhan 2024

Selalu Ngantuk dan Lemas saat Puasa? Begini Cara Mudah Mengatasinya

Tak ada asupan yang masuk ke dalam tubuh dalam jangka waktu yang panjang, membuat sebagian orang menjadi lemas dan ngantuk.

Penulis: Anabel Lerrick CC | Editor: M Zulkodri
Grid.id
Selalu Ngantuk dan Lemas saat Puasa? Begini Cara Mudah Mengatasinya 

BANGKAPOS.COM - Pada bulan suci Ramadhan, sebagian orang pastinya menjalankan ibadah puasa.

Saat menjalankan ibadah puasa tersebut, dilarang untuk makan atau minum hingga waktunya berbuka puasa.

Tak ada asupan yang masuk ke dalam tubuh dalam jangka waktu yang panjang, membuat sebagian orang menjadi lemas dan ngantuk.

Ternyata, ini adalah hal yang wajar karena tubuh tidak megonsumsi makanan dan minuman sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

Dikutip dari Hello Sehat, sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2021) menemukan hubungan antara durasi tidur dan kurangnya kualitas tidur.

Para peneliti menemukan durasi tidur yang lebih pendek dapat mengurangi durasi tahap tidur pulas atau yang juga disebut REM (rapid eye movement).

Berkurangnya tahap tidur REM inilah yang membuat Anda mudah mengantuk pada esok harinya.

Namun, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengusir ngantuk.

Berikut ini cara mengusir ngantuk di siang hari saat puasa Ramadan.

1. Perhatikan asupan nutrisi saat sahur

Mulailah hari Anda dengan sahur yang seimbang, mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat.

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau roti gandum memberikan energi berkelanjutan, sementara protein dan lemak sehat membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Tambahkan juga buah dan sayuran untuk asupan vitamin dan mineral yang esensial.

Makanan sehat ini dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah rasa lelah atau ngantuk yang berlebihan.

2. Jaga hidrasi tubuh

Dehidrasi dapat menyebabkan rasa lelah dan ngantuk.

Meskipun Anda tidak bisa minum selama jam puasa, pastikan untuk mengonsumsi cukup air antara waktu berbuka hingga sahur.

Usahakan minum setidaknya 8 gelas air selama periode ini untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Hindari minuman dengan kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.

3. Atur jadwal tidur

Kurang tidur dapat meningkatkan rasa ngantuk di siang hari.

Cobalah untuk tidur lebih awal di malam hari dan manfaatkan waktu setelah tarawih untuk istirahat.

Jika memungkinkan, ambil tidur siang singkat setelah zuhur untuk mengisi ulang energi tanpa mengganggu siklus tidur malam hari.

4. Lakukan aktivitas ringan

Ketika Anda mulai merasa ngantuk, berdiri dan lakukan aktivitas ringan seperti berjalan-jalan.

Aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, membantu Anda merasa lebih terjaga dan berenergi.

Lakukan juga peregangan ringan untuk mengurangi ketegangan dan kelelahan.

5. Batasi makanan dan minuman berkafein

Meskipun kafein dapat memberikan dorongan energi sementara, konsumsinya terutama di malam hari dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Ini dapat membuat Anda merasa lebih lelah dan ngantuk keesokan harinya.

Batasi konsumsi kafein selama berbuka dan hindari sepenuhnya saat sahur.

6. Dengarkan musik

Mendengarkan musik yang ceria dan berenergi bisa menjadi cara efektif untuk mengusir rasa ngantuk.

Musik dapat mempengaruhi suasana hati dan tingkat energi Anda, membantu Anda merasa lebih segar dan siap untuk melanjutkan aktivitas.

Nah, itulah beberapa cara mengatasi ngantuk saat puasa yang bisa Anda coba.

Dengan menerapkan tips di atas, Anda dapat menjaga tingkat energi dan produktivitas selama bulan suci ini, serta memungkinkan Anda untuk fokus pada ibadah dan kegiatan lainnya dengan lebih baik.

7. Menarik Napas Dalam-dalam'

Latihan pernapasan dalam membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam otak.

Hal ini dapat menambah energi dan memicu aktivitas otak sehingga turut menghilangkan ngantuk saat puasa.

Untuk melakukannya, coba duduk atau berdiri tegak dengan salah satu telapak tangan berada pada perut Anda.

Kemudian, tarik napas sedalam-dalamnya melalui hidung.

Saat menarik napas, pastikan perut mengembang dan “terisi” dengan udara.

Embuskan napas secara perlahan lewat mulut dan ulangi beberapa kali sampai pikiran terasa lebih segar.

(Tribun-Medan/Bangkapos.com/Anabel)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved