Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Penderita Maag Ingin Tetap Sehat saat Berpuasa, Berikut Tips yang Dapat Dilakukan

Penderita maag tetap sehat dan bugar menyelesaikan puasa harus tetap melaksanakan sahur dan buka puasa serta tetap minum obat

Tayang:
Penulis: Sela Agustika | Editor: Hendra
dok pribadi/dr Eva
Dokter Fungsional RSUD Depati Hamzah atau Ketua IDI Cabang Pangkalpinang, dr. Eva Lestari, M.Kes 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Telat makan dan perut kosong adalah pantangan besar bagi penderita maag. Namun di saat bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk tidak makan dan minum selama kurang lebih 13 - 14 jam perhari atau dari terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Lalu bagaimana dengan penderita maag? Bolehkah berpuasa? 

Ketua IDI Cabang Pangkalpinang sekaligus Dokter Fungsional RSUD Depati Hamzah atau  dr. Eva Lestari M.Kes menjelaskan jika orang yang menderita penyakit maag boleh berpuasa dengan mengatur pola makan yang sehat. 

Kata dr. Eva agar penderita maag tetap sehat dan bugar menyelesaikan puasa harus tetap melaksanakan sahur dan buka puasa serta tetap minum obat bagi yang berpenyakit kronis.

“Beragam faktor bisa memicu kambuhnya sakit maag, termasuk pola makan tidak teratur, konsumsi makanan yang mengandung gas, dan stres,” kata dr. Eva, Senin (25/3/2024).

dr. Eva menyebut penting bagi penderita maag untuk mengetahui cara yang tepat dan aman agar prosesi ibadah puasa dapat berjalan dengan nyaman.

Tak hanya itu dia menyarankan agar sebisa mungkin hindari mengonsumsi makanan yang berpotensi memicu sakit maag, baik saat sahur maupun berbuka, misalnya makanan yang terlalu berlemak, makanan siap saji, seperti sosis dan pizza, acar, dan makanan yang terlalu asam.

Demikian juga dengan minuman, pilihlah minuman yang tidak mengandung kafein dan soda untuk menghindari munculnya keluhan sakit maag.

Agar bisa berpuasa dengan nyaman, berikut beberapa tips puasa bagi penderita sakit maag:

1. Makan secukupnya saat sahur dan berbuka

Makan terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat lambung bekerja lebih keras.

Hal ini dapat memicu munculnya keluhan, misalnya perut begah dan terasa penuh.

 Oleh dari itu, saat sahur dan berbuka, makanlah dengan perlahan dan dalam jumlah secukupnya. Hindari makan dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu.

 Contohnya, saat berbuka awali dengan mengonsumsi makanan yang ringan dahulu, kemudian baru dilanjutkan dengan makan besar.

 Jika Anda masih lapar setelah berbuka, misalnya setelah salat tarawih, cukup konsumsi camilan ringan yang sehat, seperti kurma, pisang, granola, atau biskuit.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved