Berita Pangkalpinang
Penyebab Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Koala Desa Air Anyir, Ini Kata Pengamat Perikanan
Penyebab lumba-lumba bisa terdampar biasanya terjadi karena pengaruh terbawa pasang surut air laut hingga terpisah dari koloninya
Penulis: Gogo Prayoga | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejadian lumba-lumba terdampar di Pantai Koala, Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka pada Jumat (29/3/2024) lalu sempat menghebohkan jagad dunia maya, khususnya masyarakat Bangka Belitung.
Mengapa tidak, kejadian tersebut rupanya menjadi yang pertama kali di Pantai Koala, sehingga membuat para nelayan setempat kaget bukan kepalang.
Beruntung saat ditemukan, lumba-lumba tersebut masih hidup dan segera dievakuasi warga untuk dibawa ke tengah laut.
Menyikapi hal tersebut, Pengamat Perikanan sekaligus Dosen Perikanan Tangkap Universitas Bangka Belitung, Kurniawan ikut memberikan penjelasan.
Menurut Kurniawan, penyebab lumba-lumba bisa terdampar biasanya terjadi karena pengaruh terbawa pasang surut air laut hingga terpisah dari koloninya.
"Penyebab lumba-lumba terdampar bisa jadi karena terpisah dari koloninya dan terpengaruh pasang surut. Ini mungkin saja terjadi di perairan dangkal seperti di Babel," kata Kurniawan kepada bangkapos.com, Sabtu (30/3/2024).
Selain itu menurutnya, faktor pencemaran air laut yang saat ini semakin buruk bisa juga menjadi alasan kenala lumba-lumba bisa terdampar.
"Faktor lain sepertinya karena pencemaran laut akibat polutan dan aktifitas negatif manusia lainnya," jelasnya.
Terkait lokasinya yang terdampar di pesisir laut Bangka Belitung, kata Kurniawan, hal tersebut merupakan hal yang wajar mengingat spesies lumba-lumba dapat ditemukan di hampir semua belahan dunia.
"Habitat lumba"bisa temui di seluruh dunia baik di laut ataupun sungai tidak terkecuali di perairan Bangka Belitung," ucapnya.
Kurniawan memperkirakan, lumba-kumba yang terdampar pada Jumat lalu, besar kemungkinan akan kembali ke kawanannya, mengingat lumba-lumba memiliki sistem komunikasi yang baik di antara hewan laut lainnya.
"Kemungkinan besar bisa. Mengingat dari beberapa referensi menyebutkan lumba-lumba dapat berkomunikasi baik verbal ataupun non verbal,"ujarnya.
(Bangkapos.com/GogoPrayoga)
| Kendaraan Plat Luar Tak Bisa Beli BBM Subsidi di Babel, Terpaksa Alih ke BBM Non Subsidi |
|
|---|
| Warga Puding Besar Kabupaten Bangka Laporkan Debt Collector yang Nyamar Jadi Pembeli Kelapa |
|
|---|
| SPPT PBB Banyak yang Dikembalikan ke Bakeuda Pangkalpinang Gegara Wajib Pajak Tak Diketahui |
|
|---|
| Lapas Perempuan Pangkalpinang Deklarasikan Bebas HALINAR, Perketat Pengawasan dan Disiplin |
|
|---|
| Sosialisasi Petunjuk Teknis SPMB 2026/2027, Sukinda Beberkan Tahapannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240329-Warga-setempat-mengevakuasi-Lumba-Lumba.jpg)