Minggu, 19 April 2026

Berita Bangka Tengah

Ini Penyebab Kebakaran di Kampung Dul Bangka Tengah

Ini Penyebab Kebakaran di Kampung Dul Bangka Tengah. Simak selengkapnya di sini.

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: M Zulkodri
Foto Damkar Bangka Tengah
Saat evakuasi jenazah korban kebakaran di Kelurahan Dul, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. 

Diakui Randa saat dirinya bersama dengan warga lain hendak menyelamatkan korban, kobaran api sudang terlanjur mebubumbung tinggi. 

Sedangkan korban yang berada di posisi kamar, diduga sedang tertidur dan sulit dijangkau untuk dapat diselamatkan. 

"Api itu sekitar setengah jam terbakarnya, tapi api itu besar jadi kesulitan mau masuk karena besarnya api," ucapnya. 

Dari penuturan warga sekitar, api diduga berasal dari bagian dapur yang terus merambat hingga nyaris ikut membakar rumah tetangganya.

"Asalnya dari dapur gak tau obat nyamuk atau apa, tapi sempat ada suara ledakan juga kemungkinan dari freyon kulkas," ungkapnya

Penyebab Kebakaran

Kebakaran rumah semi permanen di Kelurahan Dul, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah diduga disebabkan oleh kebakaran gas di dapur.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Tengah, Yudi Sabhara saat dikonfirmasi bangkapos.com.

"Terjadi Kebakaran rumah Bondan dan Desi yang beralamat di RT 06 kelurahan Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, dari laporan yang kami terima, diduga disebabkan oleh kebakaran gas di dalam dapur yang dengan cepat api merambat," ujar Yudi.

Pada saat itu korban yang meninggal dunia bernama Bilal ini sedang tertidur di kamar, ketika api membesar tak bisa diselamatkan lagi.

"Masyarakat yang pertama kali datang di lokasi adalah Husni warga RT 06 Kelurahan Dul itu, dari keterangannya ketika  itu selesai melaksanakan ibadah Sholat Jumat lalu terdengar suara teriakan sehingga Husni datang ke lokasi," katanya.

Setelah Husni tiba di lokasi api sudah besar dan hanya bisa menyelamatkan satu unit sepeda motor.

"Sedangkan di dalam rumah ada anak bernama Bilal sedang tidur di kamar dan tidak bisa lagi diselamatkan karena api sudah membesar," katanya.

Sementara itu warga sekitar berupaya menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Pangkalpinang.

"Lalu datanglah tiga unit mobil Damkar Kota Pangkalpinang yang selanjutnya berupaya memadamkan Api yang sesudah membakar sekitar 80 persen rumah korban, api bisa dipadamkan sekira pukul 13.30 WIB," katanya

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Cici)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved