Selasa, 7 April 2026

Tersedia 1.064 Ekor Sapi, DPKP Babel Pastikan Kebutuhan Daging Selama Lebaran Cukup.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan kebutuhan daging sapi selama lebaran 2024 cukup dan terpenuhi. 

Penulis: Gogo Prayoga | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala DPKP Babel, Edi Romdhoni. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan kebutuhan daging sapi selama lebaran 2024 cukup dan terpenuhi. 

"Alhamdulillah ketersediaan sapi dan stok daging untuk kebutuhan lebaran 2024 ini cukup dan terpenuhi," kata Kepala DPKP Babel, Edi Romdhoni kepada bangkapos.com, Sabtu (6/3/2024). 

Edi menjelaskan, stok sapi mereka data berasal dari jumlah yang berada di penjagal atau rumah potong hewan yang ada di kabupaten/kota di Babel. 

"Data ini kita kumpulkan memang khusus untuk yang di tempat pemotongan hewan atau rumah potong hewan. Bukan data untuk petani sapi yang di desa-desa. Dari petani juga ada, tetapi biasanya tidak banyak, banyaknya waktu kebutuhan Idul Adha. 

Edi menuturkan, dari semua sapi yang tersedia di kabupaten/kota, maka didapatkan total kurang lebih sebanyak 1.064 sapi yang disiapkan untuk lebaran tahun ini. 

"Di Pangkalpinang laporan terbaru, tersedia 700 ekor sapi, kemudian di Kabupaten Bangka tersedia 40 ekor, Bangka Tengah 210 ekor, Bangka Barat 45 ekor, Bangka Selatan 30 ekor, dan Belitung 39 ekor. Kalau di total, se-Babel yang ada di penjagal ada 1.064 ekor," tuturnya. 

Dari 1.064 sapi tersebut, kata Edi, jika dirata-rata, maka akan menghasilkan sebanyak 212 ton daging sapi selama seminggu jelang lebaran ini. 

"Ini kalau kita konversi ke daging, kita ambil rata per ekor sapi tadi menghasilkan 200 kilo daging. Dikali 1.064 bearti stok daging kita tersedia 212,8 ton daging sapi hingga saat ini," ucapnya. 

Lebih lanjut, Edi menyebutkan, biasanya geliat belanja daging akan tinggi ketika sudah memasuki H-2 lebaran. 

"Untuk kebutuhan tahunan Idul Fitri biasanya H-1 hingga H-2 itu membutuhkan sekitar 100 sampai 120 ton. Kalau dikonversikan ke sapi, bearti ada sekitar 500 sampai 600 ekor sapi. 

Kemudian H-3 sampai dengan hari sekarang ini yang tinggal 4 hari, rata-rata selama 4 hari itu per malamnya membutuhkan 50 ekor sapi. 50 ekor sapi dikali 4 hari bearti 200 ekor sapi," tuturnya. 

Namun begitu, geliat belanja kebutuhan daging tersebut sudah diantisipasi dengan menghitung stok yang tersedia di penjagal atau rumah potong hewan. 

"Bearti kebutuhan 200 ekor sapi untuk 4 hari ini ditambah dengan 600 ekor di H-2 maka ditotal kurang lebih kebutuhannya untuk lebaran ini sekitar 800 ekor sapi. Kalau stok sapi kita 1.064, maka secara hitung-hitungan stok kita masih cukup," jelasnya. 

Selain itu Edi juga berharap agar tren kenaikan harga daging jelang lebaran tahun ini tidak terlalu tinggi, atau tetap stabil berada di kisaran Rp130 ribu - Rp140 ribu. 

"Kenaikan saya pikir tetap ada ya, tetapi mudah-mudahan untuk Pulau Bangka ini masih di angka tidak lewat dari Rp135 ribu sampai Rp140 kilo," harapnya. (Bangkapos.com/Gogo Prayoga)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved