Jumat, 10 April 2026

Bacaan Niat

Niat Puasa 6 Hari Syawal, Hukum, Dalil dan Keutamaannya

Niat puasa 6 hari Syawal adalah  Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnatis Syawwali lillahi ta'ala. Ini dalil, hukum dan keutamannya

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
YouTube Wanft
Niat Puasa 6 Hari Syawal, Hukum, Dalil dan Keutamaannya 

BANGKAPOS.COM - Inilah penjelasan mengenai niat puasa 6 hari Syawal, hukum, dalil hingga keutamaannya.

Puasa 6 hari syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanakan selama 6 hari di bulan syawal.

Niat puasa 6 hari Syawal adalah  Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT".

Hukum puasa ini adalah sunnah.

Adapun dalil puasa 6 hari Syawal adalah berdasarkan riwayat sabda Nabi Muhammad SAW:

"Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim).

Sebagian ulama menjelaskan, pelaksanaan puasa Syawal dilakukan enam hari berturut-turut.

Namun, diperbolehkan juga apabila ingin berpuasa di bulan Syawal secara selang-seling.

Berikut penjelasan lengkapnya :

Bacaan Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT".

Niat puasa Syawal juga bisa dilakukan saat siang hari selama belum makan atau minum.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved