Kamis, 30 April 2026

Penyebab Nyeri Dada Saat Menelan, Harus Waspada

Berikut penyebab nyeri dada saat menelan yang harus diwaspadai. Nyeri dada adalah keluhan yang bisa muncul karena beragam alasan.

Tayang:
Penulis: Agis Priyani | Editor: Dedy Qurniawan
Tribunnews
Penyebab Nyeri Dada Saat Menelan, Harus Waspada 

BANGKAPOS.COM - Berikut penyebab nyeri dada saat menelan yang harus diwaspadai.

Nyeri dada adalah keluhan yang bisa muncul karena beragam alasan.

Jika terjadi saat menelan makanan atau minuman, nyeri dada tersebut bisa jadi akibat menelan sesuatu yang terlalu panas atau terlalu besar.

Tetapi terkadang, gejala ini memang dapat disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya.

Sejumlah kondisi dapat menyebabkan nyeri terus-menerus di dada setelah menelan, termasuk peradangan di kerongkongan (pipa makanan), refluks asam lambung, atau hernia hiatus.

Penyebab Nyeri Dada yang Harus Diwaspadai

1. Iritasi atau cedera

Terkadang, saluran yang menghubungkan mulut ke lambung, yakni kerongkongan mengalami peradangan iritasi. Merangkum Medical News Today, kondisi itu pun bisa menyebabkan rasa sakit saat menelan.

Beberapa penyebab radang dan iritasi pada kerongkongan atau esofagus yang bisa terjadi, termasuk:

  • Menelan makanan yang terlalu panas, tajam, atau besar
  • Menelan benda asing
  • Sering muntah yang mungkin disebabkan oleh penyakit tertentu, kehamilan, atau gangguan makan seperti bulimia Infeksi seperti sariawan atau virus herpes simpleks
  • Menelan bahan kimia yang mengiritasi

Iritasi akut pada kerongkongan mungkin dapat membaik dengan sendirinya.

Tetapi, rasa sakit saat manelan bisa juga menjadi efek samping dari konsumsi obat-obatan atau kondisi medis yang sedang dialami.

Jadi, seseorang mungkin membutuhkan pertolongan dari dokter untuk mengatasi penyebab yang mendasari.

Dalam kasus yang jarang terjadi, luka di esofagus bisa jadi lebih serius dan menyebabkan laserasi.

Jika tiba-tiba mengalami gejala parah setelah mengalami nyeri dada saat menelan, seseorang harus mencari pertolongan medis darurat.

2. Esofagitis akibat obat

Beberapa obat dapat menyebabkan esophagitis (esofagitis) atau peradangan pada lapisan kerongkongan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved