Selasa, 5 Mei 2026

Inilah Sosok Senior Taruna STIP yang Aniaya Junior hingga Tewas, Dicopot Kemenhub

Diketahui, senior STIP yang menganiaya juniornya hingga tewas itu adalah Tegar Rafi Sanjaya alias TRS (21)...

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
tribun
Inilah Sosok Senior Taruna STIP yang Aniaya Junior hingga Tewas, Dicopot Kemenhub 

BANGKAPOS.COM -- Seorang senior di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Aksi penganiayaan yang ia lakukan membuat juniornya bernama Putu Satria Ananta Rustika tewas.

Diketahui, senior STIP yang menganiaya juniornya hingga tewas itu adalah Tegar Rafi Sanjaya alias TRS (21).

Putu Satria Ananta Rustika tewas usai mengalami lebam pada bagian ulu hati akibat dihabisi TRS di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (3/5/2024) pagi.

Atas perbuatannya tersebut, TRS kini ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan Putu Satria.

Tegar Rafi Sanjaya alias TRS merupakan seorang taruna tingkat II asal Bekasi, Jawa Barat dilansir Tribunbekasi.com.

Kini status Tegar Rafi Sanjaya alias TRS telah dicopot Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan (BPSDMP).

Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua STIP Jakarta Ahmad Wahid dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Jumat.

"Untuk terduga taruna pelaku, BPSDM Perhubungan akan langsung mencopot statusnya sebagai taruna agar tidak mengganggu proses hukum," kata Ahmad Wahid.

"Sementara bagi manajemen kampus dalam berbagai tingkatan yang terkait dan bertanggung jawab dan kooperatif terhadap proses penyidikan yang dilaksanakan Kepolisian sesuai dengan ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

Ahmad Wahid mengatakan, pihaknya sangat menyesal terkait dugaan tindakan kekerasan yang terjadi.

Ia juga menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Taruna Putu Satria Ananta Rustika, pada hari Jumat.

Dia pun meminta seluruh BPSDMP perhubungan untuk lebih aktif melakukan pengawasan utamanya terhadap seluruh kegiatan taruna sebagai langkah pencegahan insiden tersebut di kemudian hari.

"Plt. Kepala BPSDMP menginstruksikan seluruh Kampus di lingkungan BPSDM Perhubungan, agar lebih meningkatkan pengawasan secara ketat seluruh kegiatan taruna dan pembinaan,"

"baik secara edukasi maupun peningkatan moral taruna-taruni sekolah tinggi di bawah pembinaan Kemenhub untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut ke depan sesuai dengan peraturan pola pengasuhan," tegasnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved