Timah
Besok RUPS PT Timah Tbk Bakal Ganti Rustam Effendi, Siapa Sosok Penggantinya?
Rabu, 8 Mei 2024, PT Timah Tbk koder emiten TINS di bursa saham akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Rabu, 8 Mei 2024, PT Timah Tbk koder emiten TINS di bursa saham akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Seperti apa prospek perusahaan ini di masa depan?
Berdasarkan pengumuman yang dilakukan oleh perusaan PT Timah Tbk, RUPS akan gelar di Ruang Timor, Lantai Lobby Hotel Borobudur, Jakarta pada Pukul 16.00 WIB.
Ada enam agenda yang akan dilakukan di RUPS nanti. Di antaranya perubahan susunan pengurus perseroan.
Hal ini dilakukan karena telah berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris PT Timah yakni M Alfian Baharudin yang saat ini menjabat Komisaris Utama dan Rustam Effendi yang saat ini menjabat Komisaris.
Mulai Meraup Keuntungan
PT Timah Tbk mulai meraup keuntungan di era kepemimpinan Ahmad Dani Virsal. Keuntungan yang dipeorleh di kuartal pertama tahun 2024 ini, lebih tinggi dari tahun 2023.
PT Timah Tbk mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk periode yang berakhir 31 Maret 2024.
Di tengah ketidakpastian kondisi global, penurunan stok di bursa LME dan Shanghai serta gangguan politik di negara-negara pengekspor logam timah menghambat rantai pasokan logam timah secara global sehingga menjadi salah satu penyebab kenaikan harga logam timah dunia di bursa LME.
Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Perseroan seiring dengan upaya meningkatkan kinerja produksi dan operasi secara signifikan ditengah perbaikan tata kelola pertimahan di Indonesia sehingga Perseroan berhasil mencatatkan laba positif.
“Fokus Perseroan pada peningkatan produksi melalui penambahan alat tambang dan pembukaan lokasi baru, strategi recovery plan serta program efisiensi berkelanjutan secara perlahan berimbas pada perbaikan kinerja keuangan Perseroan sehingga membukukan laba positif di kuartal I 2024 seiring perbaikan tata kelola pertambangan dan niaga timah Indonesia.” ujar Fina Eliani Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT TIMAH Tbk.
Sampai dengan kuartal 1 2024, TINS mencatat produksi bijih timah sebesar 5.360 ton atau naik 29,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 4.139 ton.
Adapun produksi logam naik 12,7 persen menjadi 4.475 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3.970 ton, sementara penjualan logam timah turun 17 persen menjadi 3.524 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4.246 ton.
Harga jual rata-rata logam timah sebesar USD27.071 per metrik ton atau naik 1,8 Assalamualaikum dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD26.573 per metrik ton.
Dalam kurun waktu tersebut, TINS mencatatkan ekspor timah sebesar 91 persen dengan 6 besar negara tujuan ekspor meliputi Singapura 22 persen; Korea Selatan 14 persen; Amerika Serikat 11 persen; Jepang 9 persen; India 8 persen dan Belanda 8 persen.
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,06 triliun menurun 5,3 persen dari Rp2,17 triliun di kuartal I 2023 ditengah kenaikan harga jual rata-rata logam timah sebesar 1,9 persen dari USD26.573 per metrik ton di kuartal I 2023 menjadi USD 27.071 per metrik ton di kuartal I 2024 dan penurunan harga pokok pendapatan sebesar 7,7 persen dari Rp1,91 triliun di kuartal I 2023 menjadi Rp1,76 triliun di kuartal I 2024.
| Harga Timah Dunia Melonjak di saat Produksi Menurun |
|
|---|
| Royalti Timah Bakal Naik, Begini Kata Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Harga Timah Bulan Juni Ditutup Menguat ke 33 Ribu USD per MT Usai 2 Produsen Terbesar Bertemu |
|
|---|
| Harga Timah Jatuh ke 31.555 USD per MT, Begini Kondisi Pasar Dunia Saat Ini |
|
|---|
| Adik Prabowo Subianto Bangun Pabrik Hilirisasi Timah di Batam, Target Omzet Rp 1,2 T Per Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230501_Logo_PT_Timah_Tbk.jpg)