Bangka Pos Hari Ini
Dukun Kampung Gelar Ritual Bebuang dan Cucor Aik Sembilan
Maras Taun melibatkan para dukun kampung atau tetua adat untuk memanjatkan doa. Para dukun juga melakukan prosesi bebuang (membuang sesuatu barang)...
Maras Taun melibatkan para dukun kampung atau tetua adat untuk memanjatkan doa. Para dukun juga melakukan prosesi bebuang (membuang sesuatu barang) dan cucor aik sembilan (menuangkan air sembilan).
TRADISI Maras Taun kembali digelar warga Dusun Iler, Desa Bantan, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Kamis (9/5). Kegiatan itu memang telah menjadi tradisi dari warga yang dilakukan setiap tahun pada bulan April atau Mei.
Maras Taun merupakan ritual adat yang dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur dan meminta keselamatan kepada Tuhan.
Dalam acara Maras Taun ini, melibatkan para dukun kampung atau tetua adat untuk memanjatkan doa.
Selain itu, para dukun kampung juga melakukan prosesi atau ritual bebuang (membuang sesuatu barang) dan cucor aik sembilan (menuangkan air sembilan).
“Maras Taun ini dilaksanakan setiap tahun setiap bulan April atau Mei. Acara ini juga dilaksanakan di setiap dusun,” ujar Kepala Desa Bantan Suhandi kepada Pos Belitung, Kamis (9/5).
Ia menambahkan melalui acara Maras Taun juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.
Sebab, semenjak persiapan acara dan juga memasak suguhan makanan dilakukan oleh warga, utamanya para ibu-ibu.
Baca juga: Kabar Baik Usai Azan Zuhur, Erzaldi Rosman Maju Pilgub Babel dari Gerindra
Baca juga: Timah Rombak Direksi dan Puasa Bagi DEviden
Selain itu, seluruh dukun dan tetua adat di tiap dusun turut hadir mendoakan warganya.
“Memang untuk anggarannya dibantu pemerintah desa tapi semua persiapannya dari warga saling kerja sama,” kata Suhandi.
Selain meminta keselamatan, dalam acara Maras Taun, warga yang datang membawa air dan tepung tawar (tepung beras).
Setelah dibacakan dukun, barang-barang tersebut kembali dibawa pulang.
Air yang dibacakan doa diminum oleh anggota keluarga, sedangkan tepung tawar ditebar di sekeliling rumah serta kendaraan.
“Kepercayaannya untuk meminta keselamatan menghadapi tahun depan, dimudahkan rezeki dan lain-lain,” katanya.
Suhandi berharap tradisi Maras Taun dapat terus dilestarikan demi menjaga warisan nenek moyang. (*)
| Ribuan Jamaah Padati ATM Pangkalpinang, Sapi Kurban Presiden Jadi Perhatian |
|
|---|
| It's Such an Honor, Diaspora Indonesia di Paris Terharu Bisa Salat Iduladha Bersama Prabowo |
|
|---|
| Alan Gugup Saat Sembelih Sapi Kurban Presiden Berbobot 790 Kilogram di Beltim |
|
|---|
| Hellyana Langsung Ditahan, Wakil Gubernur Bangka Belitung Divonis 4 Bulan Penjara |
|
|---|
| Strategi dan Mental Jadi Kunci, Berry-Yogi Taklukkan Kejurnas Domino Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240510-Bangka-Pos-Hari-Ini-Jumat-105202412.jpg)