Berita Viral
PROFIL Bus PO Putera Fajar, Bawa Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana Depok, Tak Dapat Izin Angkutan
Inilah profil bus PO Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok yang mengalami kecelakaan maut.
Penulis: Anabel Lerrick CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM - Inilah profil bus PO Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok yang mengalami kecelakaan maut.
Bus yang membawa rombongan siswa SMK yang sedang mengadakan perpisahan tersebut mengalami kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat.
Ternyata, bus PO Putera Fajar jadi sorotan lantaran tidak memiliki izin angkutan dan bahkan uji KIR kendaraan bus tersebut telah habis.
Sehingga publik bertanya-tanya mengenai siapa Bos dari Po Trans Putera Fajar pemilik bus tersebut.
Dari penelusuran didapatkan, terkuak jika Bus Po Trans Putera Fajar diduga sudah bergonta-ganti.
Berdasarkan pelacakan data di Samsat yang dikutip dari Tribunnews.com, bus pariwisata tersebut bermerek Hino bermesin depan dengan tipe AK1JRKA buatan tahun 2006.
Nama pemilik kendaraan ini adalah PT Jaya Guna Hage dengan nomor polisi wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, AD 7524 OG.
Uji teknis bus pariwisata ini tercatat pada Juni 2023 lalu oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri.
Dari PO tersebut, bus tersebut kemudian dijual ke sebuah perusahaan otobus di Pulau Jawa.
Dari perusahaan otobus tersebut bus ini kemudian dijual ke PO Jaya Guna Hage.
Dari PO Jaya Guna Hage, bus kemudian berpindah pemilik kepada perusahaan otobus lainnya hingga dua kali.
Namun, sejak bus tersebut berpindah tangan dari PO Jaya Guna Hage ke operator lain, izin KIR bus tersebut tetap menggunakan nama PO Jaya Guna Hage untuk keperluan perizinan.
Diduga PO yang mengoperasikan bus pariwisata nahas tersebut tidak memiliki izin usaha bus pariwisata.
Bus Trans Putera Fajar mendapatkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dengan nomor 551 dengan tanggal SRUT 6 Juni 2006.
SRUT ini merupakan dokumen yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang menjamin bahwa tipe kendaraan bermotor yang dibeli konsumen sudah diuji teknis dan spesifikasinya untuk menjamin keselamatan pengendaranya atau laik jalan.
Selain berganti pemilik hingga beberapa kali, bus nahas Fahar Putera Trans tersebut juga mengalami perombakan model di bengkel karoseri.
Model asli bus ini adalah Disovery buatan karoseri Laksana, Ungaran.
Model Discovery umumnya memang banyak ditemukan pada bus-bus bermesin depan yang diproduksi Karoseri Laksana seperti misalnya yang biasa kita jumpai pada bus-bus ekonomi AKAP asal Jawa Timur.
Demi memenuhi tuntutan dan selera pasar dan minat konsumen akan bus dengan model kekinian, bus tersebut kemudian dirombak total modelnya menjadi model Jetbus 3 SHD ala bikinan Karoseri Adi Putro, Malang.
Tak Ada Izin Angkutan
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegas, status uji kir bus pariwisata PO Trans Putera Fajar berplat nomor Wonogiri AD 7524 OG yang mengalami kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, sudah kadaluwarsa sejak Desember 2023.
Selain itu, bus maut PO Trans Putera Fajar saat mengalami kecelakaan di Subang juga tidak memiliki izin angkutan.
"Pada aplikasi Mitra Darat, bus tersebut tercatat tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala (uji kir) telah kadaluwarsa sejak 6 Desember 2023," kata Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat, Aznal dalam keterangannya, Sabtu (11/5/2024).
Lebih lanjut Aznal mengatakan, Ditjen Hubdat saat ini telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut.
Karenanya, Ditjen Hubdat juga mengimbau kepada seluruh Perusahaan Otobus (PO) dan pengemudi untuk memeriksa secara berkala kondisi armada dan melakukan pendaftaran izin angkutan serta rutin melakukan uji berkala kendaraan.
"Di samping itu, diimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan angkutan umum bus dapat memeriksa kelayakan kendaraan sebelum keberangkatan pada aplikasi Mitra Darat yang dapat diunduh pada smartphone," tutur Aznal.
(Bangkapos.com/Anabel/Tribun Sumsel/Laily Fajrianty)
Jejak Kriminal Dwi Hartono, Pemalsuan Ijazah hingga Otak Pembunuhan Ilham Kacab Bank, Ini Profilnya |
![]() |
---|
Terungkap Alasan Bripda MA Lempar Helm ke Pelajar Terjatuh dan Koma, Sebut Karena Refleks |
![]() |
---|
Sosok RS Pengintai Ilham Kacab Bank Sebelum Tewas Dibunuh, Siapkan Tim IT, Pantau Aktivitas Korban |
![]() |
---|
Respons Ridwan Kamil, Lisa Mariana Minta Tes DNA Ulang di Singapura: 1.000 Persen Hasilnya Sama |
![]() |
---|
Jejak Kasus Bripda MA, Polisi Lempar Helm ke Pelajar Terjatuh dan Koma, Begini Nasibnya Sekarang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.