Sabtu, 25 April 2026

Amalan dan Doa

Doa Tidur, di Dalam Islam Lengkap Sunnahnya: Arab, Latin dan Artinya

Doa sebelum tidur ini dianjurkan bagi umat Islam, Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut. Artinya: “Dengan nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan aku mati

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Youtube Cah Ngaji
Doa Tidur, di Dalam Islam Lengkap Sunnahnya: Arab, Latin dan Artinya, bismika allahumma ahya wabismika amut bahasa arabnya adalah بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ. Artinya "Ya Allah! Dalam namaMu aku hidup dan mati." 

Artinya: Ketika Rasulullah SAW pergi tidur dia biasa mengucapkan, "Allahumma bismika ahya wa amut." Dan saat bangun di pagi hari dia terbiasa mengatakan, "Al-hamdu li l-lahi al-ladhi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihi-nnushur." (HR Bukhari).

Nah, agar menjadi berkah, berikut doa tidur baik sebelum dan sesudah serta adabnya sesuai sunnah Rasulullah.

Berikut bacaan lengkap doa sebelum dan bangun tidur sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW :

1. Doa Sebelum Tidur

باسمِكَ اللَّهُمَ أَحْيا وأمُوتُ

Bismika allahumma ahyaa wa amuut

"Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (HR.Bukhari dan Muslim)

2. Doa Sebelum Tidur lainnya

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ خَلَقْتَ نَفْسِيْ وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا، لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا، إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا، وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ

Allahumma innaka kholaqta nafsii wa anta tawaffaahaa, laka mamaatuhaa wa mahyaahaa, in ahyaytahaa fahfazh-haa, wa in ammatahaa faghfir lahaa. Allahumma innii as-alukal ‘aafiyah.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milik-Mu. Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah (dari berbagai kejelekan). Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan.”

Doa Bangun Tidur

الحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَحْيَاناَ بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَ إِلَيْهِ النُّشُوْرُ

“Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur”

Terjemahannya: Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah Dia mematikan kami, dan hanya kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”

Adab Tidur

Untuk adab bangun tidur, Rasulullah SAW terbiasa mengusap kantuk di wajahnya dengan tangan dalam posisi duduk.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved