Rabu, 29 April 2026

Timah

Apa Dampak Kedatangan Elon Musk Terhadap Bangka Belitung

Keponakan Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, yaitu Harwendro Adityo Dewanto, hadir menemani Prabowo saat bertemu dengan Elon Musk.

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Evan Saputra
Istimewa
Harwendro Adityo Dewanto Hadir Mendampingi Prabowo Subianto dan Keluarga Besar Hashim Djojohadikusumo Makan Malam Bersama Elon Musk 

Elon Musk tiba di Bali untuk menghadiri World Water Forum ke-10 dan peluncuran Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Kota Denpasar.

Elon Musk menggunakan pesawat private jet Gulfstream G550 dari Jepang ke Bali dengan nomor penerbangan N272BG.

"Elon Musk mendarat di Bali dengan menggunakan private jet rute Tokyo (HND)-Denpasar (DPS).

Pesawat mendarat di Bandara Ngurah Rai pada pukul 07.48 WITA dan parkir di parking stand A6," ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan.

Terkait pelayanan parkir pesawat jet Elon Musk, berjalan sama seperti pelayanan terhadap para delegasi World Water Forum ke-10 lainnya, dan semua berjalan baik tanpa mengganggu penerbangan niaga berjadwal.

Menurut Guardian Jet, G550 pernah menjadi model Gulfstream yang paling sukses. Pesawat ini diproduksi terakhir kali pada 2021 dan memiliki jumlah armada sebanyak 611.

Harga jet baru mencapai US$ 62 juta atau sekitar Rp 989 miliaran. Sedangkan unit bekasnya dijual mulai dari US$ 14 juta atau sekitar Rp 223 miliaran.

Biayanya tidak berhenti sampai di situ, Menurut laporan Guardian Jet, untuk mengoperasikan jet ini selama 300 jam per tahun perlu biaya US$ 4,2 juta atau sekitar Rp 67 miliaran.

Dikutip dari Business Insider, Musk mempunyai dua jet dengan merek Gulfstream G550. Jet pertama itu terdaftar atas Falcon Landing LLC pada 2020, sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dengan Space X.

Kemudian pada 2021, dia juga membeli jet dengan tipe yang sama.

Berdasarkan registrasi Federal Aviation Administration (FAA), Gulfstream G550 terdaftar dengan nomor N272BG dan N502SX.

Jet tersebut sebelumnya teregistrasi atas nama Contrail Aviation LLC dan Wells Fargo Bank. Ini mengindikasikan kalau Musk membeli jet bekas.

Gulfstream diketahui mulai memproduksi G550 pada tahun 2000-an. Namun Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu tidak lagi membuat G550.

Dalam sebuah wawancara dengan Chris Anderson di Konferensi TED pada April, Musk mengatakan ia menjalani gaya hidup hemat tetapi membuat "pengecualian" untuk armada jet pribadinya.

"Maksud saya, pengecualiannya adalah pesawat, tetapi jika saya tidak menggunakan pesawat, maka saya memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja," kata Musk.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved