Timah
Apa Dampak Kedatangan Elon Musk Terhadap Bangka Belitung
Keponakan Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, yaitu Harwendro Adityo Dewanto, hadir menemani Prabowo saat bertemu dengan Elon Musk.
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM -- Keponakan Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, yaitu Harwendro Adityo Dewanto, hadir menemani Prabowo saat bertemu dengan Elon Musk.
Momen kebersamaan tersebut terdokumentasi dalam foto yang juga dihadiri oleh Hashim Djojohadikusumo, Aryo Djojohadikusumo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dan beberapa lainnya.
Foto-foto tersebut diunggah di akun Instagram @harwendro.
Harwendro mengunggah beberapa foto dan menulis keterangan yang mengharapkan adanya kolaborasi dan investasi khususnya untuk timah dan produk turunannya, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
"Selamat datang Elon Musk di Indonesia. Semoga dapat bekerja sama dengan industri timah di Bangka Belitung serta industri turunan timah seperti solder dan perangkat lunak lainnya, sehingga bermanfaat bagi Bangsa Indonesia. Kami menyambut baik investasi Anda ke depan," tulis Harwendro, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI).
Harwendro juga menyampaikan bahwa Arsari Group sedang dalam proses komunikasi intensif terkait hal ini.
Apalagi, khusus di Bangka Belitung ada komoditas timah yang menjadi bahan baku berbagai produk yang diproduksi perusahaan Elon Musk.
"Arsari Group lagi menjajaki hal ini. Timah dan nikel ada di Indonesia (Bangka Belitung / timah), dan itu adalah bahan baku baterai dan perangkat lunaknya," jelas Harwendro.
CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk berkunjung ke Indonesia dan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10, di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (20/5/2024).
Elon Musk bertemu Presiden Joko Widodo. Dikutip dari kompas.com, keduanya membahas akselerasi transformasi digital di Indonesia hingga potensi pengembangan investasi di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengapresiasi Musk atas keikutsertaannya sebagai pembicara di forum dan membahas pentingnya pengelolaan air.
Kepala Negara juga mengundang Elon Musk untuk mengembangkan lebih lanjut investasinya di Indonesia, yang mencakup perusahaan-perusahaan seperti SpaceX, Tesla, Neuralink, dan Boring.
Mendarat di Bali
CEO SpaceX Elon Musk mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Musk akan mengikuti rangkaian World Water Forum (WWF) ke-10 sekaligus meresmikan layanan internet Starlink di Pulau Dewata.
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan menjemput CEO SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu 19 Mei 2024 pagi.
Elon Musk tiba di Bali untuk menghadiri World Water Forum ke-10 dan peluncuran Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Kelod, Kota Denpasar.
Elon Musk menggunakan pesawat private jet Gulfstream G550 dari Jepang ke Bali dengan nomor penerbangan N272BG.
"Elon Musk mendarat di Bali dengan menggunakan private jet rute Tokyo (HND)-Denpasar (DPS).
Pesawat mendarat di Bandara Ngurah Rai pada pukul 07.48 WITA dan parkir di parking stand A6," ujar General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan.
Terkait pelayanan parkir pesawat jet Elon Musk, berjalan sama seperti pelayanan terhadap para delegasi World Water Forum ke-10 lainnya, dan semua berjalan baik tanpa mengganggu penerbangan niaga berjadwal.
Menurut Guardian Jet, G550 pernah menjadi model Gulfstream yang paling sukses. Pesawat ini diproduksi terakhir kali pada 2021 dan memiliki jumlah armada sebanyak 611.
Harga jet baru mencapai US$ 62 juta atau sekitar Rp 989 miliaran. Sedangkan unit bekasnya dijual mulai dari US$ 14 juta atau sekitar Rp 223 miliaran.
Biayanya tidak berhenti sampai di situ, Menurut laporan Guardian Jet, untuk mengoperasikan jet ini selama 300 jam per tahun perlu biaya US$ 4,2 juta atau sekitar Rp 67 miliaran.
Dikutip dari Business Insider, Musk mempunyai dua jet dengan merek Gulfstream G550. Jet pertama itu terdaftar atas Falcon Landing LLC pada 2020, sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dengan Space X.
Kemudian pada 2021, dia juga membeli jet dengan tipe yang sama.
Berdasarkan registrasi Federal Aviation Administration (FAA), Gulfstream G550 terdaftar dengan nomor N272BG dan N502SX.
Jet tersebut sebelumnya teregistrasi atas nama Contrail Aviation LLC dan Wells Fargo Bank. Ini mengindikasikan kalau Musk membeli jet bekas.
Gulfstream diketahui mulai memproduksi G550 pada tahun 2000-an. Namun Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) itu tidak lagi membuat G550.
Dalam sebuah wawancara dengan Chris Anderson di Konferensi TED pada April, Musk mengatakan ia menjalani gaya hidup hemat tetapi membuat "pengecualian" untuk armada jet pribadinya.
"Maksud saya, pengecualiannya adalah pesawat, tetapi jika saya tidak menggunakan pesawat, maka saya memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja," kata Musk.
Gulfstream G550 merupakan pesawat jet pribadi untuk kalangan atas. Fasilitasnya juga mewah.
Versi G550 hadir dengan kamar mandi yang lengkap dengan shower, ruang konferensi, ruang makan, ruang kerja, dan area istirahat kru.
Pesawat ini mampu menampung hingga 19 penumpang. Dengan mesin jet dari Rolls Royce, pesawat ini mampu terbang hingga 12.000 km non stop dan mencapai ketinggian hingga 51.000 kaki.
Namun Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu sudah tidak lagi memproduksi G550.
Sementara Elon Musk mengatakan sangat bersemangat menghadirkan konektivitas ke tempat terpencil yang tidak memiliki konektivitas atau jaringan internet.
“Seperti yang Anda lihat dalam demonstrasi, konektivitas internet yang sangat rendah. Hal ini akan menjadi penyelamat dalam melakukan promosi ke klinik medis dan saya pikir Anda juga akan menjadi transformatif dalam bidang pendidikan, karena Anda tahu, jika Anda dapat mengakses internet, maka Anda dapat mempelajari apa pun dan Anda juga dapat menjual layanan bisnis Anda ke seluruh dunia,” kata Elon Musk, yang datang menggunakan baju batik warna hijau.
Menurutnya sangat penting untuk menekankan konektivitas internet untuk seberapa besar perubahan hidup dan keselamatan yang bisa dilakukan.
“Seperti yang saya sebutkan, ketika Anda memiliki akses ke internet, Anda memiliki akses, Anda dapat mempelajari apa pun yang Anda bisa di semua level MIT. Karena secara online Anda bisa mempelajari hal-hal yang dipelajari orang-orang di MIT atau universitas lain. Anda dapat mempelajari apa pun jika Anda dapat terhubung dengan internet, tetapi jika Anda tidak terhubung, sangat sulit untuk mempelajarinya. Dan jika Anda memiliki barang atau jasa yang ingin Anda jual kepada dunia, meskipun Anda berada di desa terpencil, kini Anda dapat melakukannya dengan koneksi internet. Jadi menurut saya ini bisa membawa banyak kemakmuran bagi masyarakat pedesaan,” paparnya.
Ketika disinggung apakah ia benar-benar akan melakukan investasi di Indonesia, Elon mengatakan dalam jangka panjang, kemungkinan besar ia akan berinvestasi di Indonesia.
“Saya pikir sangat mungkin, saya sangat mungkin bahwa perusahaan saya akan berinvestasi di Indonesia di masa depan, oke,” katanya.
Selain datang untuk menghadiri peluncuran Starlink, Elon juga diundang ke acara World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Badung.
Menurutnya ini merupakan kesempatan yang bagus untuk datang dan mengunjungi Indonesia dan Bali.
Lebih lanjutnya ia mengatakan telah mendengar banyak hal hebat tentang Bali dan Indonesia, dua di antaranya dibuktikan dengan tempat yang menakjubkan, Pulau yang sangat indah dan dianggap saat yang tepat untuk mengumumkan secara resmi tentang Starlink.
“Dan menurut saya, saya telah menunjukkan banyak topik penting yang berkaitan dengan air. Di sana saya sangat terkesan dengan pohon bakau yang ditanam kembali, pohon bakau itu keren. Selain itu, saya harus jujur, saya tidak tahu banyak tentang hal lain,” imbuh CEO Spacex sekaligus Tesla Inc ini.
PROFIL Elon Musk
Inilah profil Elon Musk, CEO mobil listrik Tesla Inc dan SpaceX yang resmi membeli Twitter senilai $44 miliar (Rp683 Triliun).
Elon Musk awalnya menawarkan untuk membeli Twitter pada bulan April 2022, kemudian berubah pikiran dan mencoba untuk mundur pada bulan Mei.
Kemudian, dia berubah pikiran lagi pada tanggal 4 Oktober, mengajukan surat kepada Komisi Sekuritas dan Bursa yang menegaskan komitmennya pada kesepakatan awal.
Akhirnya pada Jumat (28/10/2022), orang terkaya di dunia ini telah menyelesaikan pengambilalihan Twitter senilai $44 miliar, BBC melaporkan.
Berikut ini profil dari Elon Musk yang kini memiliki Twiiter.
Diketahui, Elon Musk lahir pada 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan.
Ayahnya bernama Errol Musk, seorang insinyur kaya Afrika Selatan dan ibunya bernama Maye Musk, model Kanada.
Saat masih anak kecil, Elon Musk sering tenggelam dalam lamunannya tentang penemuan.
Sehingga orang tua dan dokternya memerintahkan tes untuk memeriksa potensinya, dikutip dari Biography.
Elon Musk menghabiskan masa kecilnya bersama saudara laki-lakinya Kimbal Musk dan saudara perempuannya Tosca Musk di Afrika Selatan.
Orang tua Elon Musk bercerai saat usianya 10 tahun.
Elon Musk mulai menunjukkan minatnya pada komputer.
Dia belajar sendiri bagaimana memprogram.
Ketika Elon Musk berusia 12 tahun, dia menjual perangkat lunak pertamanya, sebuah game yang dia buat bernama Blastar.
Selama di sekolah dasar, Elon Musk tertutup dan kutu buku.
Dia menjadi korban bully sampai dia berusia 15 tahun.
Namun, perundungan ini membuatnya tumbuh kuat dengan mempelajari karate dan gulat.
Pendidikan
Saat usianya 17 tahun, Elon Musk pindah ke Kanada untuk kuliah dan menghindari wajib militer di Afrika Selatan.
Pada tahun 1989, Elon Musk mulai kuliah di Queen's University.
Elon Musk memperoleh kewarganegaraan Kanada pada tahun 1989.
Pada tahun 1992, Elon Musk meninggalkan Kanada untuk belajar bisnis dan fisika di University of Pennsylvania.
Elon Musk lulus dengan gelar sarjana di bidang ekonomi dan melanjutkan kuliah untuk gelar sarjana kedua di bidang fisika.
Setelah meninggalkan Pennsylvania, Elon Musk kuliah di Universitas Stanford, California untuk mengejar gelar PhD dalam fisika energi.
Saat itu, internet sedang booming di pasaran.
Elon Msuk keluar dari Stanford setelah dua hari menjadi mahasiswa di sana.
Ia memilih meluncurkan perusahaan pertamanya, Zip2 Corporation pada 1995.
Elon Musk menjadi warga negara Amerika Serikat pada 2002.
Daftar Perusahaan Elon Musk
Perusahaan Zip2
Elon Musk meluncurkan perusahaan pertamanya, Zip2 Corporation, pada tahun 1995 bersama saudaranya, Kimbal Musk.
Zip2 menyediakan konten untuk situs web baru The New York Times dan Chicago Tribune.
Pada tahun 1999, sebuah divisi dari Compaq Computer Corporation membeli Zip2 seharga $307 juta tunai dan $34 juta dalam opsi saham.
PayPal
Pada tahun 1999, Elon dan Kimbal Musk menggunakan uang dari penjualan Zip2 mereka untuk mendirikan X.com, sebuah perusahaan layanan/pembayaran keuangan online.
Akuisisi X.com pada tahun berikutnya mengarah pada penciptaan PayPal seperti yang dikenal saat ini.
Pada bulan Oktober 2002, Elon Musk memperoleh miliaran pertamanya ketika PayPal diakuisisi oleh eBay seharga $1,5 miliar dalam bentuk saham.
Sebelum penjualan, Elon Musk memiliki 11 persen saham PayPal.
SpaceX
Elon Musk mendirikan perusahaan ketiganya, Space Exploration Technologies Corporation, atau SpaceX, pada tahun 2002.
SpaceX bertujuan membangun pesawat ruang angkasa untuk perjalanan ruang angkasa komersial.
Pada tahun 2008, NASA memberikan kontrak kepada SpaceX untuk menangani transportasi kargo untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Roket Falcon 9
Pada 22 Mei 2012, Elon Musk dan SpaceX meluncurkan roket Falcon 9 ke luar angkasa dengan kapsul tak berawak.
Kendaraan itu dikirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan 1.000 pon persediaan untuk para astronot yang ditempatkan di sana.
Pada Februari 2015, SpaceX meluncurkan Falcon 9 lain yang dilengkapi dengan satelit Deep Space Climate Observatory (DSCOVR), yang bertujuan untuk mengamati emisi ekstrem dari matahari yang memengaruhi jaringan listrik dan sistem komunikasi di Bumi.
Misi Roket BFR ke Mars
Pada bulan September 2017, Elon Musk mempresentasikan rencana desain yang diperbarui untuk BFR-nya (Big Falcon Rocket).
BFR adalah raksasa bermesin 31 yang diatapi oleh pesawat ruang angkasa yang mampu membawa setidaknya 100 rakyat.
Misi SpaceX melalui BFR adalah meluncurkan misi kargo pertama ke Mars pada tahun 2022, sebagai bagian dari tujuan menyeluruhnya untuk menjajah Planet Merah.
Satelit Internet Starlink
Pada akhir Maret 2018, SpaceX menerima izin dari pemerintah AS untuk meluncurkan armada satelit ke orbit rendah dengan tujuan menyediakan layanan Internet.
Jaringan satelit bernama Starlink, idealnya akan membuat layanan broadband lebih mudah diakses di daerah pedesaan.
SpaceX meluncurkan gelombang pertama 60 satelit pada Mei 2019, dan diikuti dengan muatan 60 satelit lainnya pada November.
Tesla Motors
Elon Musk menjadi bagian dari pendiri, CEO, dan arsitek produk di Tesla Motors.
Tesla Motors adalah sebuah perusahaan yang dibentuk pada tahun 2003 yang didedikasikan untuk memproduksi mobil listrik pasar massal yang terjangkau serta produk baterai dan atap surya.
Elon Musk bertugas mengawasi semua pengembangan produk, rekayasa, dan desain produk perusahaan.
Roadster
Lima tahun setelah pembentukannya, pada Maret 2008, Tesla meluncurkan Roadster.
Roaster adalah sebuah mobil sport yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph dalam 3,7 detik.
Motor ini juga mampu menempuh jarak hampir 250 mil di antara pengisian baterai lithium ionnya.
(Bangkapos.com/Tribun Bali/Tribunnews.com)
| Harga Timah Dunia Melonjak di saat Produksi Menurun |
|
|---|
| Royalti Timah Bakal Naik, Begini Kata Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Harga Timah Bulan Juni Ditutup Menguat ke 33 Ribu USD per MT Usai 2 Produsen Terbesar Bertemu |
|
|---|
| Harga Timah Jatuh ke 31.555 USD per MT, Begini Kondisi Pasar Dunia Saat Ini |
|
|---|
| Adik Prabowo Subianto Bangun Pabrik Hilirisasi Timah di Batam, Target Omzet Rp 1,2 T Per Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240520-Harwendro-Adityo-Dewanto.jpg)