Rabu, 15 April 2026

Profil Ivan Rivky Sosok Pendiri Geng Motor XTC, Pemeran Bang Edi di Preman Pensiun

Pendiri dari XTC adalah Ivan Rivky, ia mendirikan geng motor ini pada tanggal 31 Desember 1982 di kota Bandung. Ivan menjelaskan, lambang XTC adalah

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Kolase Bangkapos.com / Tribun
Profil Ivan Rivky Sosok Pendiri Geng Motor XTC, Pemeran Bang Edi di Preman Pensiun 

BANGKAPOS.COM -- Inilah profil Ivan Rivky, sosok pendiri geng motor XTC.

Belakangan nama geng motor XTC menyita perhatian publik.

Bagi warga Bandung tentu sudah tidak asing lagi dengan geng motor XTC ini.

Sebab XTC alias Exalt To Coitus merupakan geng motor besar yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Pendiri dari XTC adalah Ivan Rivky, ia mendirikan geng motor ini pada tanggal 31 Desember 1982 di kota Bandung. 

Ivan menjelaskan, lambang XTC adalah seekor 'LEBAH'.

Artinya lebah sangat berguna hasilnya dapat membuat madu, suka akan keindahan (Bunga).

"Tapi Lebah tidak suka diusik atau diganggu. Lebah akan membela mati-matian apabila diganggu walaupun mati risikonya setelah menyengat."

"Lebah satu saja sudah diperhitungkan. Apalagi kalau Lebah sedang berkumpul," kata Ivan yang juga mantan anggota DPRD Indragiri Hulu ini.

Awalnya XTC yang berarti Exalt To Coitus didirikan pemuda asal Bandung sebagai bentuk identitas kelompok yang menggemari dunia otomotif.

Lambat laun organisasi non-formal ini mendapat apresiasi dari kalangan muda, utamanya remaja Sekolah Menengah Pertama dan Atas.

Kelompok XTC dalam persepsi sebagian masyarakat dianggap gangster karena aktivitas jalanan berupa kebut-kebutan, balapan liar, bahkan tindak pidana ringan hingga berat berupa aksi massa yang mengakibatkan perkelahian massal yang bisa memakan korban jiwa.

Menuju usia dekade ke-4, XTC Indonesia mengikrarkan diri sebagai organisasi masyarakat (ormas) di tempat kelahirannya di Bandung, Minggu 7 Juni 2015.

Perubahan tersebut menjadi yang kali kedua setelah pada 23 April 2013 eks geng bermotor terbesar di Bandung ini bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan (OKP).

"Organisasi kepemudaan tidak bisa bertahan lama karena terpatok oleh umur, sedangkan anggota XTC ada yang sudah berumur di atas 40 tahun."

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved