Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
Sosok Jenderal B Diduga Dalang Pengintaian Densus 88 ke Jampidsus, Ada Kaitan dengan Korupsi Timah?
Anggota Densus 88 yakni Bripda IM disebut-sebut sebagai suruhan oleh seorang jenderal purnawirawan yakni jenderal B.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM-- Pengintaian anggota Densus 88 terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah belakangan menyeret sosok Jenderal Purn Inisial B.
Praktis, publik bertanya-tanya apakah aksi itu ada kaitannya dengan korupsi timah.
Disebut-sebut purnawiran Jenderal B masih punya pengaruh besar walau ia sudah pensiun sebagai anggota Polri.
Muncul narasi purn Jenderal B tak senang saat kasus korupsi timah di Bangka dibongkar Kejaksaan Agung.
Dalam kasus korupsi timah tersebut, sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Para tersangka dinilai telah bersama-sama korupsi timah dan merugikan negara hingga Rp 271 triliun.
Kini beredar kabar bahwa di balik 16 tersangka, ada seorang jenderal purnawirawan turut terlibat melindungi tambang ilegal di Bangka.
Bahkan jenderal purn ini menyuruh anggota Densus 88 untuk membuntuti Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Anggota Densus 88 bernama Bripda IM telah ditangkap dan dimintai keterangan.
Bripda IM diduga suruhan Jenderal B
Saat ini beredar foto seorang pria berinisial IM yang diduga sosok yang menguntit Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah. Siapa dia?
IM diduga sebagai anggota Densus 88 Antiteror.
Dari informasi yang beredar luas di media sosial, IM diketahui berasal dari Kalinyamat Wetan, Tegal Selatan.
Seperti dikutip dari akun @_riverheaven, IM diduga terdaftar sebagai anggota Densus 88. Hal itu terlihat dari identitas di kartu anggota yang tersebar.
Diberitakan sebelumnya, Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) diduga dibuntuti oleh anggota Densus 88.
Anggota Densus 88 yang membuntuti Jampidsus Febrie Adriansyah itu adalah Bripda IM.
| Kejari Bangka Selatan Sita Uang Rp3,094 Miliar dan Segel SPBU dari Kasus Korupsi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Sosok Adhiya, Bos Buzzer Disebut Marcella di Kasus Harvey Moeis, Bayaran Hampir Rp600 Juta per Bulan |
|
|---|
| Terungkap Pengakuan Marcella di Pengadilan: Buzzer Dibayar Rp 597 Juta demi Selamatkan Harvey Moeis |
|
|---|
| Kejari Bangka Tengah Upayakan Pemda Bisa Manfaatkan Aset Sitaan Negara Milik Aon |
|
|---|
| Kasus Korupsi Timah 270 T Masih Berbuntut Panjang, Kejari Basel Periksa Pejabat PT Timah dan Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240525-Anggota-Densus-88.jpg)