Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah
Sosok Jenderal B Diduga Dalang Pengintaian Densus 88 ke Jampidsus, Ada Kaitan dengan Korupsi Timah?
Anggota Densus 88 yakni Bripda IM disebut-sebut sebagai suruhan oleh seorang jenderal purnawirawan yakni jenderal B.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Dedy Qurniawan
Bripda IM disebut-sebut suruhan oleh seorang jenderal purnawirawan inisial B.
Sebelumnya, jenderal inisial B ini disebut marah soal Kejagung yang membongkar kasus korupsi timah yang merugikan negara hingga Rp 271 triliun.
Jenderal inisial B ini juga disebut melindungi aktivitas tambang ilegal di Bangka.
Jampidsus Febrie Adriansyah mengungkapkan bahwa Bripda IM membuntutinya saat sedang makan malam di restoran di daerah Cipete, Jakarta Selatan.
Bripda IM sampai nekat menyamar sebagai karyawan perusahaan BUMN dengan inisial HRM.
Berdasarkan informasi yang diterima, IM saat itu tengah menjalankan misi "Sikat Jampidsus."
Aksi pengintaian tersebut tidak dilakukan oleh IM seorang diri.
Namun ia diduga menjalankan misi tersebut bersama lima orang lainnya yang diduga dipimpin oleh seorang perwira menengah kepolisian.
Dalam peristiwa ini hanya IM yang berhasil diamankan oleh polisi militer atau PM yang mengawal Jampidsus Febrie Adriansyah saat itu.
Sosok Jenderal B
Sosok Purnawirawan bintang empat pertama kali berinisial B diungkap oleh Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus.
Namun, Iskandar tak menjelaskan dengan detail siapa sosok tersebut.
Dia hanya mengatakan, bintang 4 itu pensiunan aparat berseragam.
Di dalam institusi kemiliteran dan kepolisian, bintang 4 merujuk pada pangkat Jenderal.
Ia diduga menjadi beking praktik hitam tambang timah itu.
"(Korupsi) ini pasti di-back up, pasti ada bekingnya, dia tentu orang yang mempunyai pengaruh, mempunyai kewenangan, punya kekuasaan termasuk pertahanan dan lain-lain."
| Kejari Bangka Selatan Sita Uang Rp3,094 Miliar dan Segel SPBU dari Kasus Korupsi Tata Niaga Timah |
|
|---|
| Sosok Adhiya, Bos Buzzer Disebut Marcella di Kasus Harvey Moeis, Bayaran Hampir Rp600 Juta per Bulan |
|
|---|
| Terungkap Pengakuan Marcella di Pengadilan: Buzzer Dibayar Rp 597 Juta demi Selamatkan Harvey Moeis |
|
|---|
| Kejari Bangka Tengah Upayakan Pemda Bisa Manfaatkan Aset Sitaan Negara Milik Aon |
|
|---|
| Kasus Korupsi Timah 270 T Masih Berbuntut Panjang, Kejari Basel Periksa Pejabat PT Timah dan Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240525-Anggota-Densus-88.jpg)