Rabu, 8 April 2026

Amalan dan Doa

Doa Perjalanan Jauh, Mustajab Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, latin dan artinya

Membaca doa bepergian jauh bertujuan agar perjalanan yang akan ditempuh senantiasa lancar serta selamat sampai tujuan.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribunnews
Doa Perjalanan Jauh, Mustajab Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, latin dan artinya 

BANGKAPOS.COM--Doa bepergian jauh bisa dipanjatkan sebelum melakukan perjalanan.

Sebagai seorang muslim, sudah sepantasnya kita mengawali dan mengakhiri segala sesuatu dengan berdoa.

Membaca doa bepergian jauh bertujuan agar perjalanan yang akan ditempuh senantiasa lancar serta selamat sampai tujuan.

Bahkan, Rasulullah SAW sendiri kerap membaca doa ketika hendak bepergian, terutama jika menempuh perjalanan yang jauh.

Saat menempuh perjalanan, umat Islam dianjurkan untuk memohon kemudahan kepada Allah karena ada potensi bahaya dalam perjalanan.

Bahkan menurut sebagian riwayat menyebutkan bahwa perjalanan merupakan setengah dari siksa.

Asumsinya, pada perjalanan terdapat potensi bahaya seperti kecelakaan, cuaca ekstrem, ancaman binatang buas, begal, dan sebagainya.

Selain itu, doa dari orang yang sedang dalam perjalanan termasuk salah satu doa yang mustajab.

Rasulullah bersabda:

روينا في كتب أبي داود والترمذي وابن ماجه عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاث دعوات مستجابات لا شك فيهن دعوة المظلوم، ودعوة المسافر، ودعوة الوالد على ولده

“Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: Ada tiga doa mustajabah yang tidak disangsikan lagi, yaitu doa orang teraniaya, doa orang dalam perjalanan, dan doa orang tua untuk anaknya,” (HR Abu Dawud, At-Tirmiżi, dan Ibnu Majah).

Untuk itu, Islam menganjurkan kita untuk berdoa kepada Allah agar tidak menemukan kesulitan dalam perjalanan yang akan ditempuh.

Adapun doa kemudahan perjalanan yang berasal dari Nabi Muhammad saw yang dapat dibaca ketika menempuh perjalanan adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَسْتَعِيْنُ، وَعَلَيْكَ أَتَوَكَّلُ، اَللَّهُمَّ ذَلِّلْ لِي صُعُوْبَةَ أَمْرِيْ، وَسَهِّلْ عَلَيَّ مَشَقَّةَ سَفَرِيْ، وَارْزُقْنِيْ مِنَ الخَيْرِ أَكْثَرَ مِمَّا أَطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبِّ اشْرَحْ لِيِ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ

Allāhumma bika asta‘īnu, wa ‘alaika atawakkalu. Allāhumma dzallil lī ṣu‘ūbata amrī, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarī, warzuqnī minal khairi mim mā aṭlubu, waṣrif ‘annī kulla ṣyarr, rabbiṣ-raḥlī ṣadrī wa yassir lī amrī.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved