Oleh sebab itu, harus ada strategi baru yakni strategi kompensasi timah kepada nontimah. Kita sadar sesadarnya bahwa kejayaan timah pasti akan berakhir secara perlahan. Perjuangan PT Timah Tbk sekarang dan sebelumnya tentu harus kita hargai. PT Timah Tbk telah mengalami jatuh bangun dan itu luar biasa bisa bertahan sampai saat ini. Sudah saatnya kita berpikir lebih cerdas meskipun berjangka agak panjang dan mungkin sedikit tidak mengenakkan bagi sebagian orang.
Pemerintah dan PT Timah Tbk bisa menegakkan kembali kejayaan timah bagi rakyat sejahtera. Perlu serius dan saatnya berpikir bagaimana hasil timah sebagian secara signifikan dibagikan kepada rakyat Babel sebagai 'modal' untuk menyiapkan diri bagi masa depan mereka dan anak cucu mereka. Sisa dari kejayaan timah yang menjadi kebanggaan sejak ratusan tahun bagi orang Babel jangan hanya menjadi kebanggaan ilustratif, tetapi haruslah berupa kebanggaan substantif.
Jika seandainya orang Babel dapat memperoleh 'saham' dari timah untuk bekal masa depan anak cucu mereka, itulah tanda Kepmen itu berhasil menyejahterakan rakyat. Hasil timah bisa diubah menjadi pertanian, perikanan, pendidikan, kepariwisataan, dan lain-lain. Di atas singgasana baru itulah rakyat Babel diharapkan kelak akan duduk berkesejahteraan atas kebijaksanaan singgasana kita yang sekarang, yakni timah. (*)