Komunitas Tins Pushbike, Wadah Bagi Bikers Cilik di Babel
Komunitas Tins pushbike Bangka Belitung merupakan satu-satunya komunitas sepeda pushbike atau balance bike yang beranggotakan riders cilik
Penulis: Adi Saputra | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Komunitas Tins pushbike Bangka Belitung merupakan satu-satunya komunitas sepeda pushbike atau balance bike yang beranggotakan riders cilik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dan yang saat ini menjadi wadah para riders cilik menyalurkan minat dan bakat.
Menariknya lagi meskipun baru berdiri atau dibentuk di tahun 2023 lalu, namun peminat dari komunitas tins pushbike sendiri sangat tinggi dan banyak diminati oleh banyak orang.
Terutama sampai dengan bulan Juni 2024 ini, sudah mencapai puluhan riders cilik yang tergabung dalam tins pushbike Babel dan beberapa dari riders Tins Pushbike Babel telah mengikuti beberapa pertandingan di dalam Pulau hingga luar Pulau Bangka (Palembang, Lampung, Tanggerang, Bekasi, Bandung dan Semarang.
"Alhamdulillah ya komunitas tins pushbike baru kita bentuk, tapi sudah lumayan yang teregistrasi ke kita ada 90 orang dan sekarang yang sering latihan ada kurang lebih 40 orang riders cilik dari mulai usia 2-7 tahun," ungkap Syamsuri, Ketua Komunitas Tins Pusbike kepada Bangkapos.com, Sabtu (29/06/2024).
Apalagi kata Syamsuri selama ini di Provinsi Kepulauan Babel belum ada komunitas seperti ini, dibandingkan dengan daerah lain. Akan tetapi sudah banyak daerah lain mengetahui adanya komunitas tins pushbike asal Babel.
Ditambahkan Syamsuri, komunitas Tins Pushbike Bangka Belitung sendiri saat ini bermarkas dan latihan setiap akhir pekan di Kantor PT Timah Tbk terutama arena atau tempat latihan para riders cilik cukup memadai untuk latihan anak-anak.
"Untuk latihan kita memang satu minggu dua kali yaitu Sabtu dan Minggu, setiap latihan anak-anak kita latih mental mereka ketika diarena agar ketika tanding mereka sudah bagus fisik serta mentalnya karena sudah terlatih," kata Syamsuri.
"Kendala sekarang kami masih belum memiliki pelatih yang memang bisa melatih anak-anak, khususnya latihan fisik supaya fisik anak-anak kita teratur dalam menjaga kesehatannya agar bisa bertanding," sambungnya.
Diakuinya memang saat ini komunitas tins pushbike masih terus membangun jaringan, terutama mencari sponsor atau dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah karena bakat-bakat riders cilik ini jangan sampai tidak diteruskan.
Terutama riders-riders cilik asal Provinsi Kepulauan Babel sudah memiliki kemampuan, mental hingga keberanian dalam bertanding bukan hanya di dalam tapi di luar Pulau Bangka sudah teruji.
"Kami harap kedepan mereka setelah ini ada wadah untuk menyalurkan bakat mereka, kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak khususnya pemerintah agar mendukung anak-anak kita yang sudah memiliki kemampuan dan keberanian untuk tampil bertanding," terang Syamsuri.
"Semoga nanti kedepan ada tempat mereka (riders cilik) melanjutkan bakatnya, sampai sekarang kami masih berusaha dan tetap melatih anak-anak agar bakatnya terus dikembangkan karena kalau tidak dikembangkan sayang sekali," ucapnya. (Bangkapos.com/Adi Saputra)
| Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Kembangkan Desa Burong Mandi Berbasis Komunitas |
|
|---|
| 18 Peserta Dilatih Jadi Juru Sembelih Halal, Siap Bertugas Iduladha 2026 |
|
|---|
| Heboh Pungli Rp500 Ribu, Gubernur DKI Pramono Anung Tegaskan Motret di Tebet Eco Park Gratis |
|
|---|
| Semangat Pemuda untuk Negeri, PT Timah Tbk Berdayakan Kelompok Pemuda Lewat Berbagai Kegiatan |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Libatkan Keluarga - Komunitas Cegah Warga Terjerat Kerja Ilegal di Luar Negeri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240629_Tins_Pushbike_01.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240629_Tins_Pushbike_02.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240629_Tins_Pushbike_03.jpg)