Sosok Jenderal Hoegeng, Mengapa Dia Disebut Polisi Jujur
Kalimat terkenal yang menyebut hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia—polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Kalimat terkenal yang menyebut hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia—polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng—diungkapkan oleh mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam acara "Dekonstruksi dan Revitalisasi Keindonesiaan" di Bentara Budaya Jakarta pada 31 Agustus 2006.
Hoegeng dikenal karena kejujurannya yang luar biasa dan sikap anti-korupsi, menjadikannya sosok polisi teladan.
Berikut adalah kisah keteladanan dan kejujuran Hoegeng.
1. Tak mau dikawal
Baik di tempat kerja maupun di rumah, Hoegeng sebenarnya berhak mendapatkan pengawalan pribadi.
Namun, Hoegeng bersikeras untuk tidak menggunakan fasilitas negara tersebut. Ia menolak secara halus untuk dikawal.
Bahkan tanpa pengawalan, Hoegeng mengklaim bahwa ia masih mampu beroperasi secara efektif.
Menurut Hoegeng, tidak ada keharusan untuk mempekerjakan pengawal atau keamanan di rumahnya.
Selama hari kerja, hanya ada dua asisten resmi yang bergantian bekerja bersama Hoegeng.
Ada juga asisten staf yang memberikan bantuan kepada Hoegeng setiap hari.
Kecuali asisten resmi yang mengikutinya setiap hari, Hoegeng tidak mengizinkan seluruh staf mengenakan pakaian dinas resmi.
Asisten staf juga diminta untuk mengenakan pakaian biasa.
Menolak mobil dinas
Sebenarnya, Hoegeng akan diberikan dua mobil, satu mobil untuk tugas resminya sebagai menteri dan satu lagi untuk keluarganya.
Pada periode tersebut, Hoegeng sudah mendapatkan satu mobil dinas. Hoegeng belum menerimanya dan ia khawatir akan keluarganya.
Setelah peralihan dari satu jabatan ke jabatan lainnya, ia mengembalikan kendaraan dinas yang pernah digunakannya saat menjabat sebagai menteri sumbangan negara.
Setelah beberapa waktu kemudian, Hoegeng mendapat tawaran untuk membeli sebuah mobil baru tipe Holden keluaran tahun 1965 untuk keluarganya. Namun, Hoegeng menolaknya.
| Perjalanan Karier Kapolres Bangka Barat hingga Keberhasilan Ungkap Kasus Penyelundupan Timah |
|
|---|
| Ditpolairud Polda Babel Amankan BBM Jenis Solar dan Pertalite Diduga Ilegal di Pantai Tanjung Bunga |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kondisi Terakhir Yai Mim Sebelum Meninggal, Begini Perjalanan Kasusnya |
|
|---|
| Pemuda di Bangka Barat Pacari Anak Bawah Umur, Paksa Berbuat Asusila hingga Hamil 7 Bulan |
|
|---|
| Perketat Pengawasan Antar Kabupaten dan Kota, Polresta Pangkalpinang Razia Diperbatasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/hoegeng_20160617_063003.jpg)