Sabtu, 25 April 2026

Sosok Jenderal Hoegeng, Mengapa Dia Disebut Polisi Jujur

Kalimat terkenal yang menyebut hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia—polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Evan Saputra
Istimewa
Jenderal Hoegeng Iman Santoso saat menjabat Kapolri. 

Hal ini dikarenakan Hoegeng telah memiliki dua mobil dinas.

Selain jip Willis yang pernah ia gunakan selama di kepolisian, Hoegeng juga memiliki mobil dinas sebagai menteri ataupun sekretaris presidium kabinet.

Menolak hadiah mobil

Dasaad Musin Concern, sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh seorang pengusaha pribumi pemegang lisensi berbagai merek mobil Eropa dan Jepang, seperti Mazda dan Fiat, memberikan Hoegeng sebuah mobil baru beberapa pekan setelah ia menjabat sebagai menteri/sekretaris presidium kabinet.

Dasaad Musin Concern memiliki reputasi yang mapan karena berdedikasi memberikan bantuan kepada pemerintahan Presiden Soekarno sejak awal pemerintahan.

Perusahaan itu memberikan sebuah mobil "box" Mazda terbaru.

Hoegeng tidak mengetahui alasan di balik pemberian mobil itu.

Jelas bahwa Dasaad mengatakan dalam suratnya bahwa Hoegeng diberi fasilitas kendaraan untuk menjalankan tanggung jawabnya sebagai menteri.

Kendaraan tersebut dapat diambil di dealer milik perusahaan. 

Tanpa adanya tindakan lebih lanjut, Hoegeng membiarkan surat tersebut tetap berada di mejanya.

Hal ini disebabkan karena Hoegeng tidak mau menerima begitu saja pemberian dari seseorang yang berhubungan dengan jabatan barunya.

Bahkan, ketika menjadi Kapolri, Hoegeng juga menolak banyak hadiah yang ditawarkan kepadanya.

Tidak menyimpan banyak harta

Hingga saat wafat, Hoegeng tidak memiliki rekening bank, baik deposito atau tabungan, dengan jumlah mencapai miliaran atau triliunan rupiah.

Satu-satunya sumber pendapatannya adalah uang pensiun yang harus diterima istrinya setiap bulan.

Jumlah itu tentu tak seberapa dibandingkan dengan jasa Hoegeng yang telah memberikan kontribusi tulus untuk perbaikan institusi Polri.

Referensi:

Suhartono.2013. Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan. Jakarta: Kompas Media Nusantara 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved