Selasa, 21 April 2026

Amalan dan Doa

Bisa Diamalkan Kapanpun, Doa Penangkal Santet, Terhindar dari Sihir dan Guna-guna

Di dalam Islam sendiri ada amalan atau doa agar terhidar dari sihir dan santet yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
IST
Ilustrasi berdoa, Bisa Diamalkan Kapanpun, Doa Penangkal Santet, Terhindar dari Sihir dan Guna-guna 

Suka bermalas malasan, selalu mengabaikan dalam suatu pekerjaan, tidak semangat cenderung pada rasa ngantuk tidak tertahan.

Selain itu mereka akan lebih nyaman untuk tidur dari menyendiri dari pada berada di luar dan beraktivitas.

Ilustrasi orang kena santet
Ilustrasi orang kena santet (Tribunnews.com)

Sakit kepala

Salah satu ciri umum lainnya adalah sang korban akan mulai mengeluhkan sakit fisik.

Salah satu sakit fisik yang paling sering dialami adalah Sakit Kepala.

Orang yang terkena santet biasanya pusing pusing, mual.

Selain itu para korban santet akan mulai merasakan sakit kepala tersebut pada jam tertentu seperti, jam 6 sore, 9 malam, 1 malam, 3 subuh, 6 pagi dan jam 9 pagi karena waktu itulah jam kerja situkang santet atau guna guna.

Selalu mimpi menakutkan

Seperti misalnya mimpi memakan makanan yang bau darah, anyir dan sebagainya.

Tak hanya itu bahkan tak jarang akan ,memimpi kiamat, merasa disiksa, dikejar sesuatu,mayat, dikerumuni orang buruk setelah itu akan merasa tidak nyaman.

Cara Mengatasi Santet, Sihir, Teluh hingga Pelet

Pakar ruqyah sekaligus pimpinan Majelis Zikir Alawiya Bangka, Ismail Permana blak-blakan menyebut sihir, santet dan jin memang nyata adanya di tengah masyarakat.

Ismail Permana yang biasa disapa Bang Mael menyebutkan, ruqyah sebagai bentuk cara atau metode dalam Islam untuk mengusir sihir dari orang-orang yang berbuat zolim kepada kita.

"Ruqyah ada dua metode, pertama Syar'iyah yang menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur'an sedangkan ruqyah Syirkiyah menggunakan ayam hitam, kelapa atau memakai sesuatu yang tidak disunnahkan itu merupakan musrik," ungkap Bang Mael dalam Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Kamis (24/9/2020) malam.

Pakar ruqyah sekaligus pimpinan Majelis Zikir Alawiya Bangka, Ismail Permana blak-blakan menyebut sihir, santet dan jin memang nyata adanya di tengah masyarakat.

Ismail Permana yang biasa disapa Bang Mael menyebutkan, ruqyah sebagai bentuk cara atau metode dalam Islam untuk mengusir sihir dari orang-orang yang berbuat zolim kepada kita.

"Ruqyah ada dua metode, pertama ruqyah syar'iyah yang menggunakan ayat-ayat suci Al-Qur'an sedangkan ruqyah syirkiyah menggunakan ayam hitam, kelapa atau memakai sesuatu yang tidak disunnahkan itu merupakan musyrik," ungkap Bang Mael dalam Dialog Ruang Tengah Bangka Pos, Kamis (24/9/2020) malam.

Bang Mael menjelaskan mengenai tentang ruqyah, sihir dan khodam keturunan.

Dijelaskannya, setan menggoda hati, ada sekeliling kita misalnya saat shalat digoda dan akhirnya tidak menunaikan shalat.

Bang Mael menyebut di antara ciri orang dimasuki jin bisa dilihat dari tingkah laku orang tersebut, misalnya yang biasa pendiam jadi temperamen, orang yang biasanya riang kemudian sering melamun.

"Caranya dengan ruqyah mandiri. Waktu yang paling baik ruqyah mandiri setelah shalat, minimal setelah magrib dan setelah subuh. Baca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas dan Ayat Kursi," terangnya.

Namun apabila seperti santet, sihir dan khodam keturunan memang harus memerlukan bantuan dari peruqyah.

Mael juga menyebut, akibat kena sihir membuat wajah manusia kurang bersinar dan terlihat lebih hitam.

Santet bagian dari ilmu sihir yang ditujukan kepada orang yang menyakiti fisik maupun batin.

"Kalau disantet sakit di tempat yang sama misalnya di kepala atau tangan, memang benar ada benda dalam bentuk nyata seperti beling, jarum atau benda lainnya, hanya saja melibatkan alam gaib, melibatkan jin untuk menyakiti sasaran," ungkap Mael.

"Terkena santet karena kesalahan diri sendiri yang lalai shalat, ngaji sehingga mudah dimasuki santet dan Allah izinkan masuk ke dalam tubuh kita," lanjutnya.

Dia menceritakan, yang diruqyah semua kalangan dari anak kecil sampai orang tua termasuk bayi yang kasusnya nangis dari jam 8 malam sampai pagi.

"Sihir masuk tergantung dari keimanan kita, kalau iman kuat tidak akan mudah dipasuki oleh sihir dan sebaliknya jika iman kita lemah maka akan mudah dimasuki," tuturnya.

Dijelaskannya, Jin yang dikirim melalui santet misalnya lebih jahat ketimbang jin yang ketempelan, jin kiriman karena dihidupin diberikan makan seperti darah.

Pada kesempatan ini juga Bang Mael memberikan cara scaning diri apakah ada ketempelan jin.

"Yang harus dilakukan membaca Al-Fatihah. Pegang dada dan niatkan ya Allah izinkan saya merasakan jin yang ada dalam tubuh saya, apabila jin tersebut membuat hal yang tidak baik dalam tubuh saya hancurkan energi mereka dengan Al-Fatihah," sebutnya.

Pesan Bang Mael, jangan mengamalkan ilmu yang tidak sesuai dengan syariat Islam, tidak sesuai Sunnah Rasulullah karena itu membuka gerbang alam gaib yang akan masuk ke dalam tubuh kita dan diwariskan ke anak-anak kita itulah dinamakan Khodam keturunan.

Kedua selalu membaca Bismillah apapun yang dilakukan atau aktifitas apapun agar jin-jin tidak mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Ketiga adalah harus bersabar, dalam artian tidak mudah cepat marah, karena kalau tidak, jin akan mudah masuk ke dalam tubuh kita.

Ke empat terus beribadah, tingkatkan iman dan taqwa kita semata-mata karena Allah Ta'ala, karena kalau tidak ibadah itulah peluang mereka untuk mendzholimi diri kita.

Terakhir adalah jadilah pribadi yang santun. Jangan sekali-sekali menyakiti orang, secara sadar maupun tidak sadar. Segera ucapkan maaf bila kamu merasa ada yang tidak beres antara hubunganmu dengan orang tertentu. Jaga juga perbuatanmu agar tetap disenangi banyak orang.

Sekali lagi, kamu boleh percaya ataupun tidak terkait hal-hal ini. Memang pada akhirnya ilmu-ilmu semacam ini tidak akan lepas dari diri masyarakat Indonesia. Iri, dengki, marah, akan menggelapkan mata seseorang untuk tetap melakukan tindakan jahat ini.

Santet

Santet adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam.

Santet dikirim secara gaib menggunakan media seperti rambut, foto, boneka, dupa, kembang, paku, dan sebagainya.

Biasanya santet sering dilakukan orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain. Santet dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan seorang dukun.

Dikutip Bangkapos.com dari sejumlah sumber, santet atau ilmu hitam telah dipercaya masyarakat sejak berabad lalu.

Mereka percaya penyakit yang menurut mereka tidak jelas asal muasalnya adalah akibat santet.

Bagi masyarakat yang percaya, orang yang kena santet mengalami penyakit yang tidak diketahui penyebabnya, datang tiba-tiba dan bersifat kronis.

Bisa juga munculnya benda-benda asing di tubuh seperti rambut, paku, atau benda tajam lainnya, dikaitkan dengan santet.

Keyakinan sebagian masyarakat ini berbanding terbalik dengan pendapat ahli medis yang menyatakan penyakit semacam tersebut di atas semata-mata disebabkan adanya gangguan kesehatan.

Percaya atau tidak jika ilmu santet di Indonesia saat ini masih sering digunakan sebagian orang untuk mencelakai orang lain secara jarak jauh.

Santet seringkali digunakan seseorang untuk membalas dendam sakit hatinya atau bahkan memenangi sebuah persaingan dalam pekerjaan.

Ilmu hitam ini biasanya diaplikasikan dengan berbagai macam media, seperti boneka, rambut atau sebuah foto.

Orang yang terkena santet akan menderita selama hidupnya bahkan akan berakhir hingga kematian.

Berikut ini adalah beberapa amalan yang dapat dipraktikkan untuk menjauhkan diri dari santet, sihir, dan guna-guna:

Doa dan Zikir

Berpegang teguh pada doa dan zikir adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperkuat perlindungan diri.

Membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, seperti Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, serta dzikir seperti Istighfar dan Bismillah, secara rutin dapat membantu menjaga diri dari energi negatif.

Bacaan Ayat Ruqyah

Ayat-ayat ruqyah memiliki kekuatan untuk melindungi seseorang dari pengaruh negatif. Banyak ayat-ayat ruqyah yang disarankan, seperti Ayat Kursi, Surah Al-Fatihah, Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq, dan Surah An-Nas.

Membaca dan mendengarkan bacaan ayat-ayat ruqyah secara rutin dapat membantu menguatkan perlindungan diri.

Olah Batin dan Meditasi Mengolah batin dan meditasi dapat membantu memperkuat energi positif dalam diri seseorang.

Latihan relaksasi, visualisasi, dan pemusatan pikiran dapat membantu menciptakan kedamaian dalam diri dan menjaga kestabilan energi.

Memperkuat Iman dan Ketaqwaan

Menjaga iman dan ketaqwaan adalah pondasi yang kuat dalam melindungi diri dari pengaruh negatif.

Mendalami ajaran agama dan menjalankan ibadah dengan baik dapat memberikan kekuatan spiritual yang kuat.

Perlindungan dengan Media Benda-benda Suci

Beberapa orang juga menggunakan media benda-benda suci, seperti tasbih, gelang, atau kalung dengan ayat-ayat suci Al-Qur'an atau simbol-simbol agama tertentu sebagai perlindungan diri.

Bagi yang meyakini kekuatan benda-benda tersebut, penting untuk menjaganya dengan penuh keyakinan dan menjalankan amalan-amalan lainnya dengan baik.

Menghindari Praktik Mistik yang Dilarang Agama

Agama mengajarkan untuk menjauhi praktik-praktik mistik yang dilarang, seperti menggunakan jampi-jampi, mengunjungi dukun, atau menggunakan media yang berhubungan dengan dunia gaib.

Menghindari praktik-praktik tersebut akan membantu menjaga diri dari pengaruh negatif.

(*/bangkapos.com)

 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved