Jumat, 1 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

Dinsos PPPA Bangka Selatan Inventarisasi Kerugian Akibat Angin Puting Beliung

Sumindar memaparkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan mayoritas rumah rusak pada bagian atapnya usai disapu angin.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
(Istimewa)
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Bangka Selatan saat melakukan pembersihan sisa-sisa pohon tumbang di Desa Rias, Kamis (4/7/2024) kemarin. Akibat peristiwa tersebut suatu keluarga yang telah melintas menjadi korban pohon tumbang. 

Begitu pula batang pohon yang sudah kering dan mati, alangkah baiknya untuk segera dirobohkan.

Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang, pasalnya pohon yang rimbun maupun sudah mati sangat berbahaya jika ditiup angin kencang.

Sewaktu-waktu pohon tersebut bisa roboh dan menimpa rumah maupun pengguna jalan di sekitarnya. Oleh karenanya, partisipasi masyarakat sangat diharapkan guna keselamatan bersama.

“Bersama-sama kita selalu memantau kondisi lingkungan kita, ketika menjumpai ada pohon-pohon kering pohon-pohon mau tumbang dan mati segera untuk dipotong. Agar tidak menimbulkan kecelakaan bagi masyarakat,” ucapnya.

Meskipun begitu kata Sumindar, masyarakat diimbau untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang cuaca ekstrem masih akan terjadi. Terhitung sejak tanggal 4 sampai 6 Juli 2024 mendatang.

“Hindari tempat tinggi apabila terjadi petir atau kilat. Jangan berlindung di bawah pohon jika terjadi angin kencang dan petir,” ujar Sumindar. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved