Keluarga Abdul Ghani Berteriak-teriak Minta Bobby Nasution Ditangkap, Blok Medan Diungkit
Keluarga mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba meminta KPK menangkap Bobby Nasution.
Istilah Blok Medan menyeret nama Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu.
Bobby Nasution sendiri menyatakan dirinya siap diperiksa terkait istilah Blok Medan yang muncul dalam persidangan terdakwa AGK.
Suami Kahiyang Ayu itu menyebut, akan mengikuti prosedur hukum apabila KPK memanggilnya.
"Saya ikut aja ya, saya ikut aja pokoknya," kata Bobby saat ditanya wartawan di Taman Cadika, Medan, Jumat (9/8/2024).
Pernyataan Bobby itu juga merespons permintaan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD agar KPK memeriksa Bobby dan Kahiyang Ayu terkait kasus ini.
Hanya saja sejauh ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berencana memeriksa menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut, baik di tahap penyidikan atau persidangan.
"Sampai dengan saat ini belum ada informasi terkait rencana pemanggilan Saudara BN di tingkat penuntutan maupun penyidikan," kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan yang dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu (10/8/2024).
Informasi terbaru disampaikan Tessa saat menanggapi desakan dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqqodas meminta kasus Blok Medan di Maluku Utara yang diduga melibatkan Wali Kota Medan segara diusut.
Permintaan itu disampaikan secara langsung kepada Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam pertemuan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2024).
Tessa mengatakan bagian penindakan di lembaga antirasuah KPK saat ini masih menunggu laporan dari tim penuntutan untuk menindaklanjuti dugaan keterlibatan Blok Medan dalam kegiatan pertambangan di Maluku Utara.
"Ya sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Pak Busro dan lainnya, yang kami tangkap adalah semangat transparansi terhadap proses persidangan, ataupun proses penyidikan yang ada di KPK," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Kamis (15/8/2024) yang dilansir Tribunnews.com.
Kata Tessa, untuk mengusut Blok Medan, bagian penindakan masih menunggu laporan dari tim penuntutan. Karena Blok Medan muncul dalam persidangan.
"Saya sudah pernah menyampaikan dan teman-teman sudah pernah menanyakan terkait masalah Blok Medan, teknisnya nanti adalah karena persidangan ini masih berlangsung, semua hal yang muncul di persidangan, akan dibuat laporan oleh JPU kepada pimpinan," kata Tessa.
Tessa menjelaskan, informasi apa pun yang muncul di persidangan akan didalami dan dianalisis oleh pihaknya.
"KPK bakal menilai apakah hal tersebut bisa dikembangkan dengan memanggil Bobby Nasution," tuturnya.
| 2 Pendaki Singapura Tewas dan 20 Orang Hilang saat Gunung Dukono Halmahera Tiba-tiba Erupsi |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM, Hanya 5 Penumpang Masuk Daftar Manifest |
|
|---|
| Profil Biodata Nazlatan Ukhra Kasuba, Kritik Sherly Gubernur Malut Gagal Total, Ayah Didakwa Korupsi |
|
|---|
| Jejak Karier Waris Agono Kapolda Maluku Utara Bakal Pensiun, Akpol 1990 Punya Banyak Tanda Jasa |
|
|---|
| Rincian Kekayaan Bobby Nasution yang Viral 'Cabut' dari Rapat Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Keluarga-Abdul-Ghani-Kasuba-hadiri-sidang.jpg)