Senin, 13 April 2026

Kunjungan Paus Fransiskus

Jadwal dan Agenda Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia 2024

Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 3 hingga 6 September 2024.

|
Editor: fitriadi
Filippo MONTEFORTE/AFP
Paus Fransiskus mengadakan audiensi umum di Aula Paulus VI di Vatikan. Rabu (5/1/2022). Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 3 hingga 6 September 2024. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Berikut jadwal dan agenda kunjungan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia dan Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024.

Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 3 hingga 6 September 2024.

Dalam perjalanan apostolik ke Indonesia ini, Paus Fransiskus akan melakukan sejumlah pertemuan dan kegiatan.

Paus juga akan mengadakan perjalanan apostolik ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura dari tanggal 2 hingga 13 September 2024.

Dalam siaran pers yang diterima Bangkapos.com dari Tim Media Kunjungan Paus Fransiskus, Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan ini, yaitu pada tanggal 3 hingga 6 September 2024.

Sesudah itu, Paus ke Port Moresby (Papua Nugini) dan Vanimo dari tanggal 6 hingga 9 September 2024, Dili (Timor Leste) dari 9 hingga 11 September 2024, dan Singapura dari 11 hingga 13 September 2024.

Paus Fransiskus adalah Paus ketiga yang berkunjung ke Indonesia. Pertama adalah Paus Santo Paulus VI yang berkunjung pada 3-4 Desember 1970.

Sembilan belas tahun kemudian, Paus Santo Yohanes Paulus II berkunjung ke Indonesia pada 9-14 Oktober 1989. Sekarang sesudah 35 tahun, Paus Fransiskus melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia.

Dalam keterbatasan kesehatan dan usianya, Paus tetap bersedia mengunjungi dan berjumpa langsung dengan umatnya. Ia menunjukkan kasih kebapaannya untuk meneguhkan dan menguatkan
iman umat.

Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, menyatakan betapa Gereja Indonesia sangat bersyukur dan bersukacita menyambut kedatangan Paus Fransiskus, karena itu

”KWI bekerja sama dengan Nunsius Apostolik Tahta Suci Vatikan untuk Indonesia membentuk panitia pada bulan April 2024 dan sudah bekerja mempersiapkan segala sesuatu
sampai saat ini,” ungkap Antonius.

Ada 56 Panitia Inti dan 107 Relawan Inti terlibat dalam persiapan ini.

Bersama dengan Panitia, KWI bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas yang berwenang untuk mengatur logistik, koordinasi keamanan, transportasi, protokol kesehatan, dan publikasi media.

Antonius menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah yang telah menunjukkan kesungguhan hati dalam menyambut Paus, pemimpin Gereja tetapi juga pemimpin negara Vatikan.

Gereja Indonesia pertama-tama diminta berdoa untuk kelancaran kunjungan Paus. Bahkan disiapkan kelompok doa yang terus-menerus berdoa tanpa henti untuk kelancaran acara ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved