Kamis, 9 April 2026

Amalan dan Doa

Doa Iftitah yang Dibaca Setelah Takbir Awal Saat Sholat, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Doa Iftitah yang diucapkan sebelum membaca Al-Fatihah ini memiliki makna mendalam dan mengandung pujian terhadap Allah SWT yang Maha Besar.

|
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribun Sumsel
Bacaan doa iftitah allahu akbar kabiro 

BANGKAPOS.COM --Doa Iftitah, doa pembukaan dalam ibadah shalat. 

Doa yang diucapkan sebelum membaca Al-Fatihah ini memiliki makna mendalam dan mengandung pujian terhadap Allah SWT yang Maha Besar.

Seperti namanya yang berarti pembukaan, doa ini menjadi langkah awal dalam setiap rakaat shalat.

Dalam praktiknya, doa Iftitah dibaca setelah takbir awal dan sebelum memulai membaca taawudz atau perlindungan diri dari kejahatan setan.

Umat Islam, baik sebagai imam maupun makmum, mengucapkan doa Iftitah sebagai wujud kerendahan hati dan permohonan ampun kepada Sang Pencipta.

Rasulullah sendiri selalu membaca doa Iftitah dalam setiap shalatnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis shahih.

Doa iftitah merupakan doa yang dibaca setelah takbir dan sebelum memulai taawudz untuk membaca surat Al Fatihah.

Seperti namanya, doa iftitah yang berarti pembukaan ini dibaca di awal sholat.

Doa iftitah merupakan bacaan yang berisi pujian terhadap Allah SWT yang Maha Besar.

Hal ini berlaku baik sebagai imam maupun makmum.

Rasulullah selalu membaca iftitah ketika beliau melaksanakn sholat.

Hal ini seperti yang disebutkan dalam hadis shahih. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah selalu membaca iftitah setiap sholat karena artinya yang sangat luar biasa bahkan sampai membuka pintu langit.

Berikut ini adalah salah satu macam doa iftitah latin dan juga terjemahannya:

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved